21 Oktober 2018
Home / Spesial Riau / Siak / ​Puluhan Tahun Dibohongi, Warga Sakai Geruduk PT Arara Abadi

​Puluhan Tahun Dibohongi, Warga Sakai Geruduk PT Arara Abadi

Demo mahasiswa Sakai ke PT Arara Abadi. (Kredit Foto: Tribun News)

PEKANBARU (RiauNews.com)-Puluhan warga Sakai, Rabu (25/10/17) berunjuk rasa di kantor PT Arara Abadi (AA) di Jalan Teuku Umar Pekanbaru.

Warga ini merasa telah ditipu oleh anak perusahaan PT Sinar Mas ini puluhan tahun lamanya. Yang teranyar menurut warga PT AA melakukan penambangan galian C yang diduga ilegal di lahan warga.

Andika Sakai dan Koordinator Lapangan (Korlap) Iwan Saputra dalam orasinya juga mengungkapkan, PT AA yang bergerak di bidang usaha Hutan Tanaman Industri (HTI) telah ingkar janji dari kesepakatan dengan warga sakai pada 19 Desember 1997 silam, saat itu PT AA berjanji akan membuat kebun karet warga Sakai seluas 300 ha. Namun sampai kini tanaman karet yang ditanam hanya seluas 100 hektare.



Andi mengatakan PT AA harus bertanggung jawab atas kerugian yang diderita oleh warga Sakai, sementara perusahaan telah meraup keuntungan triliunan dari hasil tanah ulayat warga yang selama 20 tahun dikuasai.

“Hari ini kebohongan terbongkar dan kami tidak lagi menginginkan keberadaan PT Arara Abadi di tanah ulayat kami, ” kata Andika.

PT AA kata pengunjuk rasa adalah penjajah yang telah merampas tanah ulayat warga Sakai Batin Sobanga Duri 13. Bahkan lahan pemukiman dan ladang juga dirampas oleh PT AA.

“12.000 hektar tanah ulayat kami yang dulunya hutan lebat sudah diluluhlantakan oleh PT AA dan berganti dengan akasia. Kembalikan tanah ulayat kami,” seru pendemo.

Warga Sakai juga meminta pemerintah peduli dengan nasib warga Sakai, jangan lindungi perampok, penjajah dan kaum kapitalis yang telah menyengsarakan warga Sakai.

“Kami minta Pemprov Riau dan Pemkab Bengkalis melindungi masyarakat, jangan lindungi perampok, penjajah dan kapitalisis. Keberadaan PT AA merupakan sebuah bencana dan malapetaka yang kami dapatkan. Hengkang PT Arara Abadi dari tanah ulayat kami, ” kata Andika.

Setelah sekian lama berorasi, manajemen PT AA akhirnya menerima perwakilan warga Sakai untuk berdialog.

PT AA diwakili oleh Edie Haris MZ dan Herwansyah. Sedangkan dari pemuda dan mahasiswa Sakai diwakili oleh Andika Sakai dan Iwan Saputra.

Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa hal diantaranya PT AA berjanji menuntaskan pembangunan kebun karet seluas 300 ha setelah persyaratan administrasi dipenuhi dan disepakati bersama.

Untuk galian C PT AA akan menyelesaikan persoalan ini secara musyawarah dan berpedoman pada peraturan yang ada yang akan difasilitasi oleh Camat Bathin Solapan. *** (Tien)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: