23 Januari 2018
Home / Spesial Riau / Kampar / ​Jalan Rigit Sepanjang 14 Km Dianggarkan Rp15 M, Tokoh Masyarakat Lima Desa Kampar Kiri Protes

​Jalan Rigit Sepanjang 14 Km Dianggarkan Rp15 M, Tokoh Masyarakat Lima Desa Kampar Kiri Protes

Amir saat berada di ruas jalan yang mirip kubangan tepatnya di Desa Koto Setingkai, Kecamatan Kampar Kiri. Istimewa

PEKANBARU (RiauNews.com)-DPRD Riau telah berjanji akan menganggarkan dana Rp15 miliar di APBD murni Provinsi Riau tahun 2018, untuk pembangunan jalan di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau sepanjang 14 Km.

Namun anggaran tersebut diprotes oleh tokoh masyarakat Desa Koto Setingkai, Kecamatan Kampar Kiri, Amirullah Syahrudin, Pandu Winata tokoh masyarat Desa Sei Rambai danb Datuk Lelo Lahan Taknyadi tokoh masyarakat Desa Sungai sarik. Menurut mereka dana tersebut tidak akan cukup membangun jalan dengan panjang 14 Km.

” Anggaran sebesar itu kalau jalan aspal hanya sepanjang 10 Km. Kalau rigit (beton-red), hanya sepanjang 3 Km. Sayangnya jalan kita itu tidak bisa diaspal melainkan harus di rigit. Tentu anggaran itu tidak berdampak memuaskan harapan masyarat yang telah menunggu puluhan tahun. Tapi kami tak akan berhenti memperjuangkan. Kalau bisa dimasukkan ke alokasi APBD P 2018,” kata Amir penuh harap, Selasa (17/10/17).



Awalnya Amir berharap DPRD Riau menuntaskan pembangunan jalan menuju lima desa tersebut dengan dua kali anggaran di APBD Perubahan 2017 dan di APBD murni 2018, “Namun harapan tersebut tidak terwujud karena kata DPRD Riau, pembahasan APBD Perubahan 2017 sudah tuntas,” jelas Amir.

Sementara kalau minta tambah anggaran lanjut Amir sulit, pasalnya menurut Wakil Ketua DPRD Riau Noviwaldi Jusman saat menemui aksi demo warga lima desa di DPRD Riau, anggarannya yang tersedia hanya segitu,” Kami hanya bisa berharap DPRD Riau mau menganggarkan di APBD Perubahan 2018,” tutup Amir.

Sebelumnya Senin (16/10/17) ratusan masa dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Rantau Setingkai (Hipemars) dan masyarakat lima desa Desa Tanjung Mas, Desa Tanjung Harapan, Desa IV Koto Setingkai, Desa Sungai Sarik, Desa Muara Selaya, Desa Sei Rambai, dan Desa Sei Asam, melakukan aksi demo meminta DPRD Riau meminta DPRD Riau menanggarkan dana pembangunan jalan tersebut yang merupakan akses satu-satunya masyarakat lima desa.

Akhirnya aspirasi masyarakat di terima DPRD Riau yang diwakili oleh wakil ketua DPRD Riau Noviwaldi Jusman dan ia berjanji akan menganggarkan di APBD 2018 sebesar Rp15 M.*** (tien)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: