23 September 2018
Home / Spesial Riau / Uang masuk tak sesuai harapan, Pemprov akan lakukan rasionalisasi anggaran hingga Rp1 triliun

Uang masuk tak sesuai harapan, Pemprov akan lakukan rasionalisasi anggaran hingga Rp1 triliun

Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Pemerintah Provinsi Riau terpaksa mengetatkan “ikat pinggang” pada anggaran belanja tahun ini. Masalahnya, selain sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang belum tercapai dari target yang ditetapkan, hingga masih tertahannya transfer dana bagi hasil (DBH) oleh Pemerinah Pusat.

Mau tak mau, Pemprov harus melakukan langkah rasionalisasi anggaran yang menurut perhitungan sementara mencapai Rp1 triliun.



“Inikan suatu yang tak mungkin dihindari. Tapi memang untuk memutuskannya harus ada pembicaraan bersama dulu antara Pemprov dan DPRD Riau,” ungkap Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi, Kamis (22/3/2018).

Menurut mantan Kadisperindag Kota Batam ini bantuan keuangan (Bankeu) untuk kabupaten/kota merupakan program kebijakan yang kemungkinan akan terkena imbas rasionalisasi. Karena, Bankeu sifatnya bukan suatu kewajiban. Begitu juga kegiatan-kegiatan di instansi yang dipandang perlu dilakukan penundaan.

“Bisa saja Bankeu, mana yang dianggap kurang berkenaan bisa saja. Bankeu itukan bukan wajib, tapi sifatnya sunat,” ungkap Hijazi.*** (mcr)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: