18 Agustus 2018
Home / Spesial Riau / Tunjuk Ajar Melayu akan didaftarkan ke UNESCO sebagai Warisan Dunia

Tunjuk Ajar Melayu akan didaftarkan ke UNESCO sebagai Warisan Dunia

Buku Tunjuk Ajar Melayu karya Alm Tennas Effendy.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Pemerintah Provinsi Riau terus menggalakkan Seni Budaya Melayu ke masyarakat, terutama di kalangan pelajar, agar lebih mencintai dan mengaplikasikannya dalam kegiatan sehari-hari.

Terkait hal ini, setelah pantun diajukan ke UNESCO untuk disahkan sebagai warisan budaya dunia, kini giliran Tunjuk Ajar Melayu yang akan diajukan ke badan dunia yang mengurus pendidikan dan kebudayaan tersebut.

“Tunjuk ajar melayu telah disahkan sebagai WBTB (warisan budaya tak benda) Indonesia. Kedepan kita akan mencoba ajukan sebagai warisan budaya Dunia. Setelah Pantun yang telah masuk di Unesco menunggu pengesahan,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein, Ahad (27/8/2017) malam, di Hotel Alpha Pekanbaru, sebagaimana dilansir Media Center.

Dan untuk sosialisasi ini, kata Yoserizal, perlu diberikan kepada pelajar agar Tunjuk Ajar ini tetap lestari.

Pada kesempatan tersebut yang sama, Yoserizal juga mengumumkan 11 WBTB Riau yang baru saja mendapatkan pengesahan dari Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan dan kebudayaan. Dan dijadwalkan pada bulan November nanti akan diserahkan sertifikat oleh Mentri yang akan diterima oleh Gubernur Riau.

Ke 11 WBTB Riau yang masuk sebagai WBTB Indonesia antara lain, Tunjuk ajar Melayu karya Almarhum Tenas Efendi, Sijobang “Buwong Gasiong”, Silat, Zapin Api, Zapin Meskom, Manongkah, Perahu Beganduang Kuansing, Batobo, Rumah Lontiok, Selembayung Riau dan Onduo.

“Sesuai dengan persyaratan dari Unesco, kalau sudah mendapat sertifikat Nasional, maka WBTB kita yang ada sekarang bisa diajukan ke Unesco. Untuk mendapatkan pengakuan dunia, WBTB kita sekarang ada 21 jadi semua bisa kita ajukan,” tambahnya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: