25 Agustus 2019
Home / Spesial Riau / Tak boleh dibawa mudik, Gubri tinjau pengkandangan mobil dinas

Tak boleh dibawa mudik, Gubri tinjau pengkandangan mobil dinas

Ratusan mobil dinas Pemprov Riau diparkir di rumah dinas Gubri karena tak boleh dibawa mudik. (Foto: Republika)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau dilarang menggunakan mobil dinas (mobdin) untuk mudik lebaran. Guna memastikan hal tersebut dilaksanakan, Gubernur Riau Syamsuar meninjau langsung pengkandangan mobdin yang diparkir di belakang rumah dinas Gubri.

Pada Jumat (31/5/2019), sebanyak 500 mobdin yang selama ini digunakan para pejabat Pemprov sudah terparkir rapi.



Pengumpulan mobdin tersebut sesuai intruksi Gubernur Riau yang dituangkan dalam surat edaran kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemprov Riau untuk tidak menggunakan kendaraan dinasnya saat libur lebaran nanti.

Baca: Tujuh mobil bekas di bawah Rp100 juta ini keren dibawa mudik

Dalam peninjauan ini, Gubri didampingi Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi juga mengecek satu per satu mobil dinas yang terparkir di halaman belakang rumah dinasnya tersebut.

“Ini masih ada beberapa yang belum mengumpulkan, kita tunggu sampai besok, kan besok kita masih masuk, apel pagi,” kata Gubri Syamsuar, Jumat (31/5).

Ia mengingatkan agar para pejabat yang menggunakan mobil dinas untuk segera mengumpulkan mobil dinasnya ke kediaman gubernur Riau. Sebab jika ketahuan tidak mengandangkan mobil dinasnya dan digunakan untuk keperluan mudik lebaran, dirinya tidak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas.

Baca: Observatorium Bosscha sebut hilal 1 Syawal sulit diamati pada 3 Juni

“Sanksinya sesuai peraturan kedisiplinan ASN lah, bisa berupa teguran, bisa diturunkan dari jabatan, kalau sanksi mudah saja, kan saya pimpinannya,” ujarnya.

Syamsuar tidak main-main dengan aturan larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik lebaran. Dia bahkan tidak segan-segan memerintahkan petugas untuk menarik paksa mobil dinas yang diparkirkan di rumah pejabat.

“Kalau sampai waktu yang ditentukan tak dikumpulkan, tentu ada sanksi yang diberikan. Nanti kita jemput mobil dinasnya,” katanya.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: