23 Januari 2018
Home / Spesial Riau / Siak / Harga kertas naik, ternyata 21 kontraktor PT IKPP malas bayar pajak

Harga kertas naik, ternyata 21 kontraktor PT IKPP malas bayar pajak

Antrian alat berat pengangkut kayu bahan baku kertas ke pabrik PT Indah Kiat, Perawang.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Di tengah meroketnya harga kertas, ternyata sebanyak 21 perusahaan kontraktor pabrik pulp dan kertas terbesar di Tanah Air, PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) diketahui tak taat membayar pajak.

Hal ini diungkapkan Suhardiman Amby, Sekretaris Komisi III DPRD Riau, usai melakukan kunjungan ke Kantor IKPP dengan didampingi Kepala UPT Perawang, Kabupaten Siak, Selasa (9/1/2018).

“Tadi kita sudah dengarkan paparan dari Kepala UPT Perawang yang menyatakan bahwa 21 sub kontraktor alat berat tidak bayar pajak alat berat,” kata Suhardiman, sebagaimana dikutip oleh Riau terkini.



Politikus Partai Hanura ini mendesak pihak terkait untuk menyelesaikan hal ini dengan segera.

“Bapeda Riau dan IKPP selaku perusahaan yang menggunakan jasa mereka tak boleh membiarkan hal ini. Jika satu perusahaan saja pajak alat beratnya Rp200 juta, maka ada sekitar Rp5 miliar yang hilang,” tukasnya.

Suhardiman mengatakan, pihaknya juga telah meminta IKPP untuk memanggil kontraktor mereka yang enggan membayar pajak.

“Jika 21 perusahaan tersebut masih tak mau membayar kewajiban mereka pada negara, lebih baik kontraknya tidak diperpanjang. Jangan mau enaknya saja di Riau,” lanjutnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, M Arfah (Wakil Ketua Komisi III), Ramos Teddy Sianturi, Soniwati, Firdaus, Nasril dan Adrian (masing-masing anggota Komisi III). ***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: