Home / Spesial Riau / Rokan Hulu / Ada mafia premium dan solar di Rohul?

Ada mafia premium dan solar di Rohul?

Pengumuman di SPBU yang menyatakan BBM jenis premium dan solar habis.

Pasirpengaraian (RiauNews.com) – Masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, sudah beberapa hari belakangan susah untuk mendapatkan bahan bakar minyak jenis premium dan solar. Sehingga muncul dugaan ada mafia minyak yang “bermain” demi mendapatkan keuntungan berlipat.

Hal terserbut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Rohul, T Rafli Armien, sebab menurutnya ini aneh. Karena berdasarkan data yang didapatnya, Pertamina tidak pernah mengurangi jatah kedua jenis BBM tersebut ke Rohul. Bahkan justru meningkat.

“Dicurigai ada spekulan yang bermain, dankita minta aparat kepolisian untuk melakukan penegakan hukum terhadap spekulan yang nakal etrsebut,” kata Rafli, Kamis (8/6/2017).

Koordinasi Disperindag dengan Pertamina Devisi Riau terlihat pada tahun 2016 alokasi kuota jenis BBM bensin Ron 88 (Premium) hanya 63.718 kilo liter. Sedangkan tahun 2017 meningkat jadi 67.232 kilo liter.

Sementara untuk kuota solar tahun 2016 capai 42.639 kilo liter, dan 2017 ini meningkat menjadi 45.940 kilo liter.

“Berdasarkan data tersebut, kelengkaan BBM jenis premium dan solar seharusnya tidak perlu terjadi di Rohul, karena secara pasokan sebenarnya Rohul mendapat pasokan lebih dari Pertamina, dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Fakta yang didapat Disperindag Rohul di lapangan, sejumlah SPBU yang mengaku bahwa adanya pengurangan pasokan BBM premium dan solar hingga 50 Persen dari pertamina. Namun anehnya banyak SPBU yang menjual kedua BBM tersebut dengan sistem jerigen dalam jumlah besar.

Sehingga kuat adanya dugaan, pihak SPBU lebih cenderung jual BBM premium dan solar gunakan jerigen karena harganya lebih mahal dibandingkan dengan menjual langsung ke masyarakat.

Ditanya sejauh mana peran Disperindag dalam pengawasan BBM, Rafli menyebutkan, bahwa pihaknya hanya memiliki kewenangan dalam pengawasan, sementara dalam penindakan merupakan kewenangan dari aparat penegak hukum. ***

Baca Juga

Ternyata PT EMA tak pernah salurkan CSR

Pasirpengaraian (RiauNews.com) – Pabrik kelapa sawit milik PT Eluan Mahkota (EMA) yang saat ini disegel ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: