Home / Spesial Riau / Riau dilanda Madden Julian Oscillation, apa itu?

Riau dilanda Madden Julian Oscillation, apa itu?

(ilustrasi: hujan)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) saat ini sedang melanda sebagian besar wilayah Provinsi Riau. Akibatnya, meski seharusnya bulan Juni ini merupakan musim kemarau, namun hujan dengan intensitas ringan hingga deras kerap mengguyur daerah tersebut.

Menurut Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Sanya Gautami, fenomena MJO ini sebenarnya tak hanya melanda Riau, namun juga wilayah lain di Indonesia barat.



“Saat ini ada fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) yang berada di wilayah Indonesia bagian barat,” ungkap Sanya yang dikutip Riaunews.com dari laman Kompas.

Baca: Satgas Karhutla semai garam dalam operasi modifikasi cuaca

Dia menjelaskan, MJO ini merupakan gugusan uap air (awan) yang artinya uap air di wilayah Riau meningkat jumlahnya, sehingga pertumbuhan awan cukup bagus.

“MJO biasanya berlangsung selama 30-40 hari atau 1-8 fase. Fenomena ini menjalar dari barat ke timur,” sebut Sanya.

Pada saat ini, sambung dia, berada pada fase 3 (wilayah indonesia bagian barat), dan tergantung dari kecepatan anginnya, bertahan berapa lama di atas wilayah Indonesia bagian Barat.

Baca: BMKG himbau warga Riau antisipasi cuaca esktrim sejak dini

“Diprediksi aktif di fase 3 Samudera Hindia (wilayah indonesia bagian barat) hingga pertengahan dasarian II Juni 2019. Berdasarkan peta prediksi spasial anomali OLR pada awal dasarian I Juni 2019 terbentuk wilayah konvektif basah yang memasuki wilayah Indonesia bagian barat dan terus meluas ke Indonesia bagian tengah dan timur hingga pertengahan dasarian II Juni 2019. Dasarian I artinya 10 hari pertama di bulan Juni,” jelasnya.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: