Home / Spesial Riau / Pemprov Riau cabut status Siaga Darurat Karhutla

Pemprov Riau cabut status Siaga Darurat Karhutla

Kepala BPBD Riau Edwar Sanger.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Hampir setahun Riau berstatus Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Namun kini status tersebut dicabut, yang berlaku terhitung 30 November mendatang.

Pencabutan status ini karena cuaca di Riau sudah lebih kondusif yang ditandai dengan banyaknya turun hujan.

“Alhamdulillah, sebagaimana disampaikan Gubernur Riau, tahun ini terhitung 30 November siaga darurat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan resmi dicabut,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger di Pekanbaru.

Dengan dicabutnya status siaga tersebut, enam unit helikopter pengebom air bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang disiagakan di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin sejak awal tahun secara resmi telah kembali ke negara masing-masing.

“Helikopter seperti Sikorsky, MI-171 dan lainnya secara resmi telah kembali ke negara asal, Vietnam, Singapura, Australia Ukraina,” ujarnya.

Edwar yang juga menjabat sebagai wakil komandan Satgas Karhutla Riau memberikan apresiasi kepada BNPB, TNI, Polri dan seluruh pihak yang terlibat.

Menurut dia, tanpa koordinasi dan dukungan dari seluruh pihak maka “prestasi” Satgas Karhutla yang berhasil mencegah kabut asap 2017 ini tidak akan terwujud.

Seperti diketahui, Pemprov Riau sejak Januari 2017 lalu menetapkan status siaga darurat Karhutla seiring banyaknya dijumpai titik panas dan titik api.

Pada bulan April, status tersebut diperpanjang hingga November karena diperkirakan Riau akan memasuki musim kemarau, yang jika tidak diantisipasi sejak dini bisa mengulang bencana asap yang terjadi pada 2015 lalu.*** (antara)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: