21 Januari 2018
Home / Spesial Riau / Pemprov Riau awasi langsung pendistribusian Elpiji 3 kilogram

Pemprov Riau awasi langsung pendistribusian Elpiji 3 kilogram

Pekanbaru (RiauNews.com) – Beberapa hari belakangan, masyarakat susah mendapatkan gas bersubsidi 3 kilogram. Kadang harus antri berjam-jam di pangkalan hanya sekadar memperoleh satu tabung gas seharga Rp18.000 rupiah.

Bagi segelintir orang, kelangkaan ini dimanfaatkan dengan menaikkan harga demi meraup untung lebih banyak.

Menyikapi kejadian ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Riau akan mengawal langsung pendistribusi gas “melon” ke pangkalan.



Menurut Kadis Yulwiriati Moesa, jika dalam pengawasan ditemukan ada pangkalan bermain dan menetapkan gas tidak sesuai dengan Harga Eceran Terendah (HET) maka pihaknya melalui Disperindag Kabupaten dan Kota akan memberikan sanksi tegas.

“Saksi itu akan diberikan oleh pihak kabupaten dan kota selaku yang mengeluarkan izin kepada pangkalan. Makanya kita minta kabupaten dan kota memberikan teguran tegas sesuai aturan, kalau memang pelanggarannya fatal bisa dicabut izinnya,” tegasnya.

Untuk pemerataan peredaran gas subsidi, Yulwiriati Moesa meminta agar pangkalan dapat memberlakukan sistem menggunakan Kartu Keluarga (KK) kepada masyarakat jika ingin membeli gas.

“Itu program sudah lama, karena sistem tersebut juga salah satu untuk pemerataan pendistribusian kepada masyarakat dan agar tidak terjadi kecurangan. Jadi kita harap masyarakat juga jangan mempersoalkan itu, aturan ini semata-mata untuk pemerataan gas subsidi,” terangnya.

Disinggung soal kuota yang diterima Riau berkurang, Yulwiriati juga mengakui kondisi itu. Karena itu, pihaknya tengah melakukan pembahasan dengan bidang-bidang untuk mengatur strategi pengawasan agar kondisi itu tidak dimanfaatkan pedagang nakal.*** (mcr)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: