23 Januari 2018
Home / Spesial Riau / Organda Riau apresiasi penertiban taksi daring

Organda Riau apresiasi penertiban taksi daring

Salah satu kendaraan pribadi yang digunakan sebagai armada taksi Uber.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Penertiban yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru terhadap sejumlah armada taksi online, mendapat apresiasi dari Organisasi Angkutan Darat (Organda) Riau.

Menurut Ketua Organda Riau Muhammad Nasir, keberadaan taksi berbasis daring (dalam jaringan) tersebut telah melanggar aturan.

“Kami inginkan tidak cuma penertiban, tapi menutup layanan aplikasi taksi berbasis online ini,” ucap nasir, Sabtu (10/6/2017).

Keberadaan angkutan taksi yang tak memiliki izin operasional ini, menurut Nasir, telah mengorbankan keberadaan empat perusahaan taksi yang resmi, dimana mereka harus melengkapi segala perizinan sebelum bisa mengangkut penumpang.

“Sebelum terjadi benturan lagi di lapangan antara sesama pengemudi, lebih baik pemerintah daerah terutama Pemko (Pemerintah Pota) Pekanbaru lakukan tindakan tegas,” tambahnya.

Beberapa waktu lalu, satuan tugas gabungan terdiri dari unsur Dishub Pekanbaru dan Kepolisian setempat, telah mengambil tindakan tegas dengan mengkandangkan delapan mobil berplat pribadi (hitam) yang digunakan sebagai taksi online Uber.

“Kendaraan tersebut disita karena menyalahi aturan, dimana kendaraan pribadi digunakan untuk angkutan umum, serta tidak mengantongi izin sebagai angkutan transportasi darat,” kata Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalulintas Dishub Kota Pekanbaru, Syaibul Alades Kamis (8/6/2017) lalu.

Dijelaskannya, berdasarkan Undang-undang No.22/2009 dan Peraturan Menteri Perhubungan No.26/2017 tentang taksi online menyebut, seluruh angkutan mesti berbadan hukum dan perizinannya diatur.***

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: