Home / Spesial Riau / Noviwaldy Jusman sebut defisit APBD Riau 2018 dianggap masih wajar

Noviwaldy Jusman sebut defisit APBD Riau 2018 dianggap masih wajar

Noviwaldy Jusman.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Terkait terjadinya defisit anggaran dalam APBD Riau 2018 yang diperkirakan mencapai Rp1,089 triliun, Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman mengatakan, hal tersebut masih wajar.

Dijelaskan legislator Partai Demokrat ini, defisit anggaran tersebut masih sesuai dengan aturan dan memang diperbolehkan membuat defisit dengan batasan tertentu.

“Tapi itukan masih sebatas plafon anggaran masing-masing OPD saja, berapa anggaran belanja mereka, pendapatan yang disepakati,” katanya.

Untuk menutupi defisit tersebut, politikus yang akrab disapa Dedet ini, menyebut bisa dilakukan dengan pembiayaan seperti dari dana proyeksi Silpa pada APBD 2017 ditambah dengan pembiayaan lainnya.

Jadi menurutnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan adanya defisit tersebut karena masih ada cara yang ditempuh untuk menutupinya.

“Setelah MoU ini kami akan kembali melakukan pembahasan APBD 2018 dalam rapat Banggar dengan TAPD. Dalam rapat tersebut nantinya Banggar juga akan meminta bantuan dari komisi-komisi untuk menghitung kembali belanja-belanja yang ada di OPD dilingkungan Pemprov,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada Senin (18/9/2017) Pemprov Riau dan DPRD Riau telah melakukan penandatanganan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD murni 2018. Di situ terjadi ketimpangan antara pendapatan yang hanya Rp9,1 triliun berbanding anggaran yang mencapai Rp10,091 triliun.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: