Home / Spesial Riau / Kuantan Singingi / Rumah warga mulai terendam air Sungai Kuantan yang meluap

Rumah warga mulai terendam air Sungai Kuantan yang meluap

Bupoati Kuantan Singingi, Mursini, saat meninjau rumah warga yang terendam banjir luapan Sungai Kuantan. (Kredit: Humas Pemkab)

Teluk Kuantan (RiauNews.com) – Sudah beberapa hari terakhir curah hujan cukup tinggi terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi. Akibatnya, sejumlah sungai yang berada di Negeri Pacu Jalur itu meluap, terutama Batang Kuantan yang meruapakan sungai terbesar di daerah tersebut.

Meluapnya air Sungai Batang Kuantan ini telah menyebabkan banjir yang merendam ribuan rumah warga di sejumlah kecamatan yang berada di bantaran sungai beberapa hari terakhir ini.



Berdasarkan pantauan dan data yang ada di posko banjir yang didirikan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Desa Kabupaten Kuansing bersama tim tanggap bencana (Tagana) Kuansing, Ahad (4/11/2018) siang, hampir seluruh desa yang berada di bantaran sungai kuantan tergenang banjir.

“Mulai dari Kecamatan Hulu Kuantan, Kuantan Mudik, Gunung Toar, Kuantan Tengah, Benai, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti sudah terkena dari dampak banjir,” kata Plt Kepala dinas sosial dan PMD Kuansing, Nafisman.

Nafisman yang saat dihubungi mengaku sedang berada bersama rombongan Bupati Mursini meninjau masyarakat yang menjadi korban banjir dengan menggunakan perahu karet.

“Untuk laporan yang kita terima hingga hari ini, memang hampir seluruh desa yang berada di pinggiran sungai kuantan sudah terendam banjir, untuk desa-desa yang terisolir karena banjir itu sedang kita pantau dan kita data,” tambahnya.

Sementara terkait bantuan, hingga kini sebut Nafisman, Pemkab Kuansing belum ada menyalurkan bantuan untuk masyrakat.

“Belum, untuk bantuan belum ada yang kita salurkan,” ujarnya.

Kepada seluruh masyarakat Kuansing khususnya yang berada di bantaran Sungai Kuantan, Pihak Pemkab mengimbau tetap waspada karena diperkirakan curah hujan masih tinggi, walau hari ini informasinya kondisi air sudah mulai beranjak surut.***

Sumber: MCR

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: