22 September 2018
Home / Spesial Riau / Kuantan Singingi / Pemkab Kuansing rasionalisasi anggaran yang tak menyentuh masyarakat

Pemkab Kuansing rasionalisasi anggaran yang tak menyentuh masyarakat

Hearing antara Pemkab Kuansing dengan DPRD soal reasionalisasi anggaran 2018. (Kredit: Humas Pemkab)

Teluk Kuantan (RiauNews.com) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi akan melakukan rasionalisasi anggaran atau penundaan kegiatan, berdasarkan usulan dari setiap OPD kepada TPAD. Adapun rasionalisasi kebanyakan berupa kegiatan Dinas yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti kegiatan pelatihan dan tidak merupakan fisik seperti jalan.

Hal tersebut diungkapkan Plt Sekretaris Daerah Kuansing Muharlius, usai Pemkab setempat yang dihadiri langsung oleh Bupati Mursini, melakukan hearing dengan DPRD Kuansing, Rabu (23/3/2018).



“Dan kalaupun ada penundaan kegiatan terhadap fisik seperti jalan, maka OPD akan mengurangi volume atau panjang dari jalan tersebut dan bukan dibatalkan, tetapi disesuaikan dengan anggaran,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Mursini yang hadir langsung dalam rapat dengar pendapat itu membeberkan buruknya kondisi keuangan daerah pada akhir tahun anggaran 2017. Kondisi buruk itu telah berdampak pada postur APBD 2018. Karena itu eksekutif merencanakan rasionalisasi.

Dirinicikan oleh Mursini, pada APBD 2017 lalu, terjadi defisit sebesar Rp 72 milyar. Defisit ini diketahui setelah di penghujung tahun anggaran 2017 ternyata realisasi transfer dana pusat ke daerah tidak mencapai target yang diasumsikan. Akibatnya kini berdampak pada postur APBD 2018, sehingga perlu dirasionalisasi.

Selain itu kata Hendra, Silpa yang semula dialokasikan sebesar Rp 29 milyar akhirnya terkoreksi hingga Rp 20 milyar. Setelah dihitung ulang, Silpa hanya ditemukan sebesar Rp 9 milyar lebih. Ini juga disebabkan kurangnya realisasi transfer dana pusat ke daerah.

Usai mendengar paparan pihak eksekutif, Ketua DPRD Kuansing, Andi Putra yang memimpin rapat dengar pendapat langsung mempertanyakan sikap anggota DPRD yang hadir terkait rencana rasionalisasi. Semua anggota DPRD yang hadir menyatakan setuju.*** (rls)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: