Home / Spesial Riau / Kuantan Singingi / Pemkab Kuansing masih terhutang Rp15 miliar untuk dua proyek

Pemkab Kuansing masih terhutang Rp15 miliar untuk dua proyek

Gerbang Universitas Islam Kuantan Singingi.

Teluk Kuantan (RiauNews.com) – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi beberapa waktu lalu meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Riau untuk melakukan audit terhadap pembangunan dua bangunan milik Pemkab, yakni Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS) dan Hotel Kuansing.

Hasilnya ditemukan Pemkab masih berhutang Rp15 miliar kepada pihak kontraktor. Namun, menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Aswan melalui Kabid Ciptakarya Elfion Hendra, mengatakan pihaknya juga menuntut rekanan menyelesaikan kegiatan pembangunan gedung tersebut.



“Kita sudah menyurati rekanan untuk melakukan perbaikan dan menyelesaikan pekerjaan, setelah itu baru bisa diserah terimakan. Sementara sisa hutang akan dibawarkan sesuai hasil audit,” ucapnya, Rabu (25/10/2017).

Dinas PUPR juga telah mengirimkan surat dan meminta kepada PPK sebelumnya Fahruddin dan PPATK Burhanuddin, agar menyelesaikan dan menyerahkan semua dokumen kepada dinas PUPR selaku Dinas yang akan melakukan Pembayaran.

Elfion menambahkan, selain dua proyek tersebut yang telah dilaksanakan audit, pihak PUPR meminta kepada BPKP melalui Inspektorat untuk melakukan audit bangunan pasar modern dan Masjid Agung Kunsing yang diduga masih terhutang kepada pihak ke tiga.

Masyarakat Kuantan Singingi berharap bangunan yang telah menghabiskankan dana mencapai ratusan miliar rupiah yang dikerjakan sejak tahun 2014 bisa dimanfaatkan, karena telah menggerogoti APBDKuansing.*** (antara)

Baca Juga

Frustasi penyakit tak sembuh-sembuh, pria setengah abad gantung diri

Teluk Kuantan (RiauNews.com) – Warga Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, pada Jumat ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: