20 Januari 2018
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Warga Pekanbaru susah dapatkan elpiji 3 kilogram di pangkalan

Warga Pekanbaru susah dapatkan elpiji 3 kilogram di pangkalan

Tabung elpiji ukuran 3 kilogram.

Pekanbaru (Antarariau.com) – Sejumlah warga Kota Pekanbaru, terutama yang berdomisili di daerah Panam, mengeluhkan susahnya untuk mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kilogram di pangkalan.

Namun anehnya, gas tersebut banyak dipajang di toko-toko pengecer, yang harganya sudah melambung di kisaran Rp23 ribu hingga Rp25 ribu.

“Aneh, saya lihat tadi pagi di pangkalan baru bongkar, pas mau beli sore sudah habis,” kata Dian, salah seorang ibu rumah tangga di Jalan Taman Karya.

Ditambahkan Dian, disekitar tempat tinggalnya ada empat buah pangkalan elpiji 3 kilogram, namun rata-rata kasusnya sama, yakni cepat habis.

“Tapi kalau di toko pengecer tak pernah langka, entah permainan apa ini namanya,” kesalnya.

Kondisi tersebut menarik perhatian Komisi B DPRD Provinsi Riau dan berencana akan memanggil Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM untuk mengklarifikasi kelangkaan gas elpiji tiga kilogram di sejumlah titik.

Dilansir laman Antara, Ketua Komisi B DPRD Provinsi Riau Marwan Yohanis mengaku mendapat laporan kelangkaan gas “melon” yang diduga disebabkan oleh adanya kebijakan konversi gas elpiji tiga kilogram ke tabung 5,5 kilogram.

Namun Marwan mengatakan informasi tersebut belum sepenuhnya valid karena belum ada pengumuman resmi oleh Dinas teknis terkait.

“Iya saya sempat dengar ada informasi dialihkan dari tiga kilogram ke lima kilogram. Ini kita sedang cari kebenarannya dari kabar yang beredar. Apakah ini memang dihilangkan atau memang ada permainan, kita minta konfirmasi dinas teknis dalam hearing (dengar pendapat) nanti,” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: