Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Ternyata angkutan berbasis daring masing ilegal di Pekanbaru

Ternyata angkutan berbasis daring masing ilegal di Pekanbaru

Salah satu angkutan berbasis aplikasi, Go-Jek.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Taksi dan ojek online yang saat ini mulai marak di Kota Pekanbaru, ternyata keberadaannya masih dianggap ilegal. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Aripin HR SH, yang menyebutkan hingga saat ini pihaknya belum pernah mengeluarkan izin operasional untuk transportasi dalam jaringan tersebut.

Aripin bahkan memerintahkan agar operator angkutan berbasis online tersebut untuk menghentikan operasionalnya untuk sementara hingga keluarnya izin.

“Sesuai arahan Pak Walikota bahwa transportasi online tersebut, pengoperasiannya dihentikan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya gesekan dari pihak lain. Bahkan, kita (Dishub) Pekanbaru sudah mengelar rapat dengan tim terkait seperti Satlantas dan Organda membahas tentang penertiban ini,” ungkap Kabid Angkutan Sunarko mewakili Kadishub.

Dijelaskan Sunarko, Dishub bersama dengan pihak terkait dalam waktu dekat ini segera turun ke lapangan untuk menertibkan  transportasi online ilegal tersebut.

“Kita sudah sepakat dengan tim terkait akan menertibkannya.¬† Hal ini kita lakukan karena keberadaan taksi dan ojek online ini ilegal. Selain itu, jika ingin beroperasi tentu harus mematuhi aturan,” harap Sunarko.

Ditambahkan Sunarko, Sampai saat ini Dishub tidak ada mengeluarkan rekomendasi perizinan terhadap dua transportasi berbasis online tersebut.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: