21 September 2018
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Tawuran mahasiswa ancam usaha Universitas Riau raih akreditasi A

Tawuran mahasiswa ancam usaha Universitas Riau raih akreditasi A

Taman di Universitas Riau kerap digunakan warga untuk rekreasi bersama keluarga.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Usaha keras yang dikerahkan segenap civitas akademika Universitas Riau agar meperoleh Akreditasi A pada 2018 mendatang, terancam gagal gara-gara tawuran yang terjadi antara mahasiswa Fakultas Teknik dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, pada Kamis (5/10/2017) lalu.

Seperti dilansir oleh laman Antara, Pengamat Pendidikan Provinsi Riau Soemardi Taher menyebutkan kejadian jelas akan mempengaruhi pinilaian terhadap universitas kebanggaan masyarakat Riau ini.

“Tentu saja kejadian berdarah ini mempengaruhi penilaian UR secara keseluruhan dalam perolehan nilai untuk akreditasi A,” ucap Soemardi.



Dijelaskannya akreditasi merupakan salah satu bentuk penilaian (evaluasi) mutu dan kelayakan institusi perguruan tinggi atau program studi yang dilakukan oleh organisasi atau badan mandiri di luar perguruan tinggi, yakni Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

“Program akreditasi yang di perjuangkan UR ini pastilah tidak main-main, tetapi kini harus ternoda oleh ulah segelintir mahasiswa, ” ujarnya menyayangkan.

Sumardi menyebutkan, salah satu indikator dari tiga dasar penilaian adalah perilaku mahasiswa, dimana kemahasiswaan perlu difokuskan pada prestasi dan peraihan berbagai kejuaraan di berbagai bidang, baik dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) maupun event-ivent lainnya.

Terpisah, Kepala Lembaga Pengembangan Penjamin Mutu (LPPM) UR Prof Usman M Tang menyatakan pihaknya sedang berupaya akan meraih 20 persen akreditasi A dari 92 Pogram Studi (Prodi) yang ada pada 2018.

“Sementara saat ini UR sudah mencapai 15 persen yang akreditasi A,” ujarnya.

Ia menjelaskan prodi-prodi yang mendapatkan akreditasi A adalah, Profesi Ners, Agribisnis, Akuntansi, Biologi, Budidaya Perairan, Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Kelautan, Keperawatan, Kimia, Pemanfaatan Sumberdaya Perairan, Teknologi Hasil Perikanan, Matematika, dan terakhir, Ilmu Administrasi.

“Sementara prodi yang berakreditasi B ada 52 prodi atau 56 persen, berakreditasi C ada 10 Prodi atau 10 persen, sedangkan yang belum terakreditasi ada 16 prodi atau 17 persen,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: