23 Oktober 2018
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Jadwal Kepala Daerah Dan Wakil Padat, Mutasi Kembali Tertunda

Jadwal Kepala Daerah Dan Wakil Padat, Mutasi Kembali Tertunda

ilustrasi

 

Pekanbaru (RiauNews.com) – Dengan alasan jadwal Walikota dan Wakil Walikota sangat sibuk, pelaksanaan mutasi pejabat SKDP dilingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang seharunya dilakukan ditunda.

 

Saat dikonfirmasi langsung kepada Walikota Pekanbaru, Firdaus, ia membenarkan kalau mutasi yang seharusnya dilakukan besok, Rabu (13/09/2017), terpaksa diundur.

 

“Besok mungkin saya dan Pak Ayat tidak bisa melakukan pelantikan. Karena kami masih harus ke luar kota dan sore ini saya berangkat. Sedangkan Pak Ayat juga masih di Papua. Jadi tunggu sajalah,” ungkapnya.

 

Menurut Firdaus, meski mutasi tidak jadi dilakukan besok. Namun, siapapun diantara mereka berdua yang pulang lebih duluan, maka dialah yang akan melantik pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemko Pekanbaru.

 

“Kalau Pak Ayat pulang duluan, beliau yang melantik. Yang jelas dalam minggu ini kita usahakan karena izin dari Mendagri sudah keluar,” kata Firdaus lagi.

 

Ditempat berbeda, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekanbaru, M. Jamil, membenarkan jika izin mutasi dari kementerian sudah berada di tangan Walikota Pekanbaru.

 

“Izin mutasi dari kementerian telah dikantongi Pemko Pekanbaru dan sudah ada ditangan pimpinan,”katanya.

 

Ketika ditanya kapan pelaksanaan mutasi? Jamil enggan menyebutkan kapan jadwal pastinya.

 

“Rahasia, donk, masak kita beri tahu.  Kalau besok mutasi, pasti saya kabari kawan-kawan wartawan,” tuturnya.

 

Jamil juga menghimbau agar isu mutasi tidak ditanggapi negatif bagi ASN dilingkungan Pemko Pekanbaru karena hal tersebut lumrah dilakukan.

 

“Untuk itu, saya mengimbau seluruh pegawai Pemko agar tetap terus bekerja dengan baik dan disiplin,” katanya mengakhiri.

 

Sperti diberitakan sebelumnya, setidaknya ada 60 pejabat eselon III dan IV Pemko Pekanbaru akan dimutasi dan diperkiraan sekitar 30 jabatan mengalami resuffhle.

 

Pewarta : Safrinayanti

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: