24 November 2017
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Harga cabai di Pekanbaru meningkat seiring musim hujan di sentra penghasil

Harga cabai di Pekanbaru meningkat seiring musim hujan di sentra penghasil

Penjual cabai di pasar tradisional Pekanbaru.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Musim penghujan yang terjadi di sentra penghasil cabai, seperti Bukittinggi dan Medan, mengakibatkan tingginya harga bumbu masak tersebut di Kota Pekanbaru.

Dikatakan Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru Masirba Sulaiman, saat ini harga cabai merah di Ibu Kota Provinsi Riau mencapai Rp44.000 perkilogram dari sebelumnya yang hanya Rp35.000 perkilo.

“Informasi yang kita dapat, terjadi kekurangan pasokan dari daerah penghasil karena memasuki musim penghujan,” katanya.



Di Sumatera Utara beberapa waktu lalu terjadi hujan lebat sehingga petani tidak melakukan panen terhadap cabai karena menungguhujan berhenti.

“Mereka juga tidak bisa langsung mengepak barang dalam keadaan basah, sebab bisa mengakibatkan cabe menjadi berjamur dan membusuk,” tuturnya.

Namun demikian ia menyatakan untuk mengimbangi kekurangan pasokan cabai di Pasar Pekanbaru, para pedagang sudah mendatangkan dari Pulau Jawa, sehingga diharapkan dapat menekan harga si merah.

Seperti diketahui, guna memenuhi kebutuhan cabai masyarakat di Provinsi Riau, dan Kota Pekanbaru khususnya masih tergantung dari pasokan dari daerah luar. Jika terjadi anomali cuaca di daerah penghasil utama seperti Sumbar dan Sumut, maka harganya akan menanjak naik. ***

Baca Juga

Pembangunan fisik RSUD Pekanbaru butuh Rp21 miliar lagi

Pekanbaru (RiauNews.com) – Rumah Sakit Umum Daerah Kota Pekanbaru yang berada di Jalan Garuda Sakti, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *