Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Bulan akhirnya bertemu langsung dengan Presiden Jokowi

Bulan akhirnya bertemu langsung dengan Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo saat menemui Bulan Karunia Rudianti, bocah difabel yang pernah diberi kursi roda usai suratnya viral di media sosial. (Kredit: Antara)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Bulan Karunia Rudianti, bocah difabel asal Kota Pekanbaru yang lahir tanpa kaki dan pernah mendapatkan bantuan kursi roda dari Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, akhirnya dapat bertemu langsung dengan beliau di sela-sela agenda padat sang presiden.

Keduanya bertemu usai Orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut selesai menghadiri acara Nahdlatul Ulama di Masjid Agung An-nur Pekanbaru pada Rabu (9/5/2018).



Presiden Jokowi bahkan sempat membaca surat berisi tulisan tangan Bulan yang ditujukan padanya, ketika anak itu berharap mendapat hadiah kursi roda. Surat itu kemudian ditandatangani Jokowi dan memberikan nasihat agar Bulan terus berjuang di dalam hidupnya.

“Kamu anak pintar, saya tahu kamu pasti rajin dan pintar. Teruslan belajar dan lanjutkan pendidikanmu,” pesan Presiden Jokowi untuk Bulan.

Bulan yang saat pertemuan itu ditemani oleh ibunya dan Ketua Ketua Lembaga Bantuan dan Peduli Anak Riau (LBPAR) Rosmaini, terlihat tersenyum mendengar nasihat dari Presiden Jokowi.

Bulan mengaku sangat senang akhirnya bisa bertemu karena ia ingin mengucapkan terima kasih secara langsung kepada Sang Presiden yang telah mengabulkan permintaannya, yakni sebuah kursi roda baru.

“Rasanya senang sekali. Terima kasih buat Bapak Presiden Jokowi untuk kursi rodanya. Semoga bapa bisa terus jadi Presiden Republik Indonesia,” kata Bulan.

Surat yang ditulis Bulan Karunia Rudianti kepada Presiden Joko Widodo. (Kredit: Instagram)

Dikutip dari Antara, Bulan adalah anak ketiga dari pasangan Purwanti dan Rudi Arifin. Ia lahir pada 7 Juli 2007 dalam keadaan tanpa kaki karena diduga terserang virus tokso saat kandungan ibunya berusia delapan bulan. Meski hidup tanpa kaki, Bulan terus berusaha bisa bersekolah di SD umum dengan anak-anak normal lainnya.

Pada bulan Maret lalu, surat yang ditulis Bulan tentang permintaan kursi roda dari Presiden Jokowi tersebar luas dan viral di media sosial sehingga memunculkan simpati dari masyarakat.

Ketika menulis surat itu, Bulan sebenarnya sudah memiliki kursi roda namun sudah mulai kekecilan dan diletakkan di sekolahnya untuk belajar setiap hari. Sementara itu, ketika di rumah Bulan tidak ada kursi roda dan beraktivitas dengan menopang badannya sendiri. Terkadang ia menggunakan papan luncur (skateboard) ketika bermain di luar rumah.

“Alhamdulillah, akhirnya Bulan bisa bertemu langsung dengan Presiden. Sebenarnya, pernah Presiden ingin bertemu dengan Bulan di (Istana) Bogor beberapa waktu lalu, tapi batal,” kata Purwanti, ibunda Bulan.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: