18 Agustus 2018
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Bawa 30 tabung Elpiji bersubsid, tersangka pengecer ilegal dipolisikan

Bawa 30 tabung Elpiji bersubsid, tersangka pengecer ilegal dipolisikan

Pengecer Elpiji bersubsidi yang diduga lakukan kecurangan penjualan saat tengah dimintai keterangan oleh tim Diperindag Kota Pekanbaru

 

 

Pekanbaru (RiauNews.com) – Seperti diberitakan sebelumnya, ada dugaan kelangkaan Elpiji Subsidi 3Kg di Pekanbaru akibat ulah oknum Pangkalan yang menjual ke toko dan warung, hari ini Selasa (12/09/2017), Tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) berhasil membuktikannya dengan menangkap basah pengecer yang sedang membawa Elpiji Melon sebanyak 30 tabung.

 

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman, mengatakan pengecer tersebut dipergoki di Jalan KH Ahmad Dahlan tengah membawa 30 tabung Elpiji bersubsidi dan kemudian oleh tim di lapangan, langsung di giring ke kantor Disperindag untuk dimintai keterangan. Disayangkan tersangka pengcer gas Melon tersebut bungkam saat ditanya dari mana ia mendapatkannya

 

“Kita sudah mencoba menanyakan dari mana pengecer mendapatkan gas melon sebanyak 30 tabung. Namun, tidak bersedia memberitahukannya, sehingga yang bersangkutan langsung kita bawa ke Polsek Sukajadi untuk pemeriksaan lebih lanjut, “jelasnya.

 

Irba juga berharap agar agen pangkalan gas bersubsidi tidak melakukan aksi kecurangan dengan cara menjual gas 3Kg kepada pengecer bila tidak mau berurusan dengan hukum.

 

“Kita harap ini yang terakhir, jangan sampai ada pangkalan yang melakukan kecurangan, karena kita tidak main-main perihal sanksi penutupan pangkalan dan diproses secara hukum. Prilaku seperti ini dapat menyebabkan gas melon langka di Pekanbaru. Disamping itu, gas 3 kilo ini peruntukannya untuk masyarakat ekonomi menengah kebawah,” katanya.

 

Pewarta : Safrinayanti

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: