Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / ASN ajukan gugatan cerai tanpa sepengetahuan atasan, tanggung risiko ini

ASN ajukan gugatan cerai tanpa sepengetahuan atasan, tanggung risiko ini


Pekanbaru (RiauNews.com) – Perceraian dalam pernikahan adalah sebuah keniscayaan jika sudah tak lagi ada kenyamanan dan saling percaya dalam rumah tangga. Demikian juga halnya dengan aparatur sipil negara (ASN), dimana tingkat perceraian atau gugatan cerai yang diajukan ke Pengadilan Negeri Agama termasuk tinggi.

Dijelaskan Humas Pengadilan Agama Kota Pekanbaru Barmawi, jika seorang ASN ingin mengakhiri ikatan tali pernikahan, maka harus ada izin atau sepengetahuan atasannya.

“Jika ASN yang tidak memiliki izin dari atasannya, wajib membuat surat pernyataan yang isinya siap menanggung segala risiko, termasuk penurunan pangkat atau jabatan, jika dikemudian hari pejabat diatasnya mengetahui dan menjatuhkan sanksi,” kata Barmawi.



Namun sebelum memutuskan untuk membuat surat pernyataan, pihaknya tetap memberikan waktu. Jika hingga batas waktu yang diberikan izin dari atasan tidak juga kunjung didapatkan, maka pihaknya akan mempertanyakan, apakah akan dilanjutkan ke persidangan atau dibatalkan.

Jika ingin tetap dilanjutkan, lanjutnya, maka yang bersangkutan sebagai pemohon harus membuat surat pernyataan bersedia menerima resiko akibat penceraian tanpa izin dari atasannya.

“Kalau tidak, ya tidak bisa kita lanjutkan, karena sesuai PP nomor 10 tahun 1983, PNS yang mengajukan permohonan gugatan cerai harus mendapatkan izin dari atasan,” tuturnya.*** (antara)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: