Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Anggota Dewan minta Disperindag-BPOM segera tarik mie mengandung babi

Anggota Dewan minta Disperindag-BPOM segera tarik mie mengandung babi

Mie Korea yang mengandung babi masih terpajang di salah satu mini market di Jalan HR Subrantas Pekanbaru. (Kredit Foto: Ilva Yulfianto/Riaunews.com)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau meminta, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) setempat, segera bertindak atas temuan kandungan babi di empat produk mie instan impor asal Korea.

Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru T Azwendi Fajri mengharapkan, kedua instansi tersebut agar segera turun ke lapangan menarik mie yang menghebohkan tersebut dari pasaran.

“Pascatemuan iumumkannya empat mi instan asal Korea itu positif mengandung fragmen DNA spesifik babi oleh BBPOM, swalayan di Kota Pekanbaru masih saja mengedarkannya, dan sangat mudah untuk ditemukan,” sebut Azwendi.

Selain itu, dia juga menghimbau kesadaran para pemilik toko untuk tidak lagi menjual mie yang dinyatakan ilegal beredar oleh BPOM tersebut, karena tak sesuai dengan izin yang dikeluarkan.

“Pengusaha ritel dan swalayan diminta tidak lagi memperjual- belikan mi instan yang telah dinyatakan positif mengandung babi. Jika masih ditemukan ditindak tegas saja karena ini sudah meresahkan masyarakat banyak,” sebutnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam berbelanja terutama membeli makanan dan minuman produk luar dan pastikan miliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Masyarakat harus lebih jeli sebelum membeli melihat dahulu apakah makanan dan minuman terutama produk dari luar negeri tersebut memiliki sertifikasi halal MUI dan kedaluarsanya agar aman dikonsumsi,” imbaunya.

Dari pantauan Riaunews.com di lapangan, mie-mie mengandung unsur babi tersebut masih bisa ditemukan di minimarket-minimarket di wilayah Panam, Pekanbaru.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: