22 Januari 2018
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / Akhirnya, Seluruh Unit TMP Beroperasi Layani Semua Koridor

Akhirnya, Seluruh Unit TMP Beroperasi Layani Semua Koridor

 

Pekanbaru (RiauNews.com). Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru selaku pihak pengelola akan mengoperasikan sebanyak 80 unit bus TMP untuk semua koridor. Pengoprasian bus ini sempat molor dari jadwal yang ditetapkan, yakni pada pertengahan Agustus lalu.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengelolaan Angkutan Perkotaan (PPAP) Dishub Kota Pekanbaru, Wisnu Harianto, ketika ditemui, Senin(4/9), menyebutkan bahwa dana untuk pengoperasian bus tersebut telah disetujui.

“Kemarin itu bukan batal pengoperasiaannya.Tapi ditunda karena kita terkendala dengan dana,” ujarnya.

Untuk pengoperasian bus tersebut, lanjut Wisnu, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Diantaranya merekrut sebanyak 184 tenaga operator, yaitu untuk petugas pramudi sebanyak 82 orang, pramugara 70 orang, mekanik dua orang, sekuriti tiga orang, petugas pengawas bus 24 orang dan petugas kebersihan tiga orang.

“Persiapan kami sudah matang untuk mengoperasikan bus tersebut, saat ini tidak ada lagi kendala,” katanya

Dijelaskan Wisnu, sebenarnya Dishub memiliki 86 unit bus TMP yang merupakan hibah dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Namun seluruh bus tidak dioperasikan. Hanya 80 unit armada saja yang beroperasi.

“Enam bus unit memang tidak kami operasionalkan. Itu untuk cadangan yang kami standbye-kan. Tujuanny untuk mengantisipasi apabila ada unit yang mengalami kerusakan atau hal lainnya,”ungkapnya

Tigapuluh lima bus TMP tambahan tersebut nantinya akan dioperasikan untuk delapan koridor. Selain itu juga akan dioperasikan untuk koridor 7 B Kartama-Tuanku Tambusai dan Koridor 5 Jalan Jenderal Sudirman-Pelabuhan Sungai Duku yang telah lama tidak difungsikan.

“Koridor 7B dan Koridor 5 sejak awal tahun lalu tidak kita fungsikan, dengan penambahan armada ini koridor tersebut kembali kita operasikan,” ujar Wisnu.

Wisnu berharap dengan adanya tambahan armada, setidaknya dapat meningkatkan pelayanan serta mempersingkat jarak tunggu antar satu bus TMP dengan bus lainnya karenarena selama ini masyarakat banyak mengeluhkan jarak tunggu yang memakan waktu hingga 30 menit.

“Kita ingin meningkatkan penyalanan kepada pengguna bus TMP, dengan harapan masyarakat dapat beralih dari kendaraan pribadi menggunakan Sarana Anggutan Umum Massal (SAUM),” pungkasnya.

 

safrinayanti

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: