19 Desember 2018
Home / Spesial Riau / Kota Pekanbaru / ABA – STIBA Persada Bunda Pekanbaru Taja Workshop Pegabdian Masyarakat

ABA – STIBA Persada Bunda Pekanbaru Taja Workshop Pegabdian Masyarakat

Peserta Workshop Pengabdian Masyarat yang diselanggarakan Dosen ABA – STIBA Persada Bunda Pekanbaru foto bersama usai kegiatan, Senin (11/12/2017). (Kredit: Syam Irfandi/Riaunews.com)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Sebagai wujud pengabdian masyarakat, bertempat di aula YPBB Pekanbaru, sejumlah dosen Akademi Bahasa Asing (ABA) dan Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STIBA) Persada Bunda Pekanbaru, mengadakan workshop terkait penulisan Judul dan Abstrak untuk Jurnal Internasional, Selasa (11/12/2017).

Dalam kegiatan yang diikuti dosen pengampu mata kuliah Bahasa dan Sastra Inggris tersebut, pembahasan difokuskan kepada strategi penentuan judul dan tema serta penulisan Abstrak Jurnal Internasional.

Disebutkan Vina Fathira, SS, MPd selaku ketua panitia, konsep pelaksanaan workshop lebih dititikberatkan untuk mempertajam pemahaman peserta dalam penulisan judul dan abstrak jurnal internasional agar dapat diterima untuk mengikuit konferensi internasional.

“Judul dan Abstrak pada jurnal internasional adalah wajah yang menggambarkan isi jurnal itu sendiri. Kebiasaan dalam memilih jurnal yang layak baca, biasanya akan ditentukan dari judul dan abstrak tadi, sehingga dipandang perlu bagi setiap dosen yang akan menulis jurnal untuk memahami tata cara yang tepat sehingga tidak hanya menjadi jurnal layak baca saja, namun mampu diikutsertakan dalam konferensi internasional,” kata Vina Fathira disela- sela kegiatan.

Lelly Zuyana, SS, MPd selaku Keynote Speaker, dalam pembahasannya mengatakan wadah konferensi internasional merupakan impian setiap penulis jurnal, karena dalam kegiatan bergengsi tersebut setiap penulis memiliki peluang besar menyampaikan ide yang terkandung didalam jurnal mereka kepada peserta dari belahan dunia.

“Jurnal Internasional adalah karya ilmiah dalam bentuk tulisan akademis dengan pokok bahasan seputar isu terkini yang bersentuhan langsung dengan disiplin ilmu tertentu. Tentu saja penulisan tersebut cenderung kepada konsep riset, sementara hasilnya dapat dimanfaatkan oleh penggiat akademis lainnya untuk memperdalam keilmuan mereka,” demikian disampaikan Lelly Zuyana dalam ceramahnya.

Sebut Lelly lagi, Jurnal Internasional bukan sebuah momok bagi dosen namun harus menjadi motivasi untuk memperkuat disiplin ilmu yang diampu. “intinya, penulisan jurnal tersebut akan terasa gampang bila moteda yang digunakan sebagai dasar riset dan penulisan sudah duduk sebagai pokok acuan pengerjaan,” imbuh Kandidat Doktor bidang Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris ini.

Ketua STIBA Persada Bunda, Diana Zuriati, SS, MPd, yang juga hadir pada workshop tersebut, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa tidak terhenti begitu saja dan mesti terus dilaksanakan dengan topik- topik menarik lainnya.

“Kegiatan ini adalah bentuk pengabdian masyarakat yang wajib dilaksanakan setiap dosen karena telah terikrar sebagai salah satu poin pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kedepan kami berharap kegiatan serupa terus ditaja oleh para dosen, khususnya dosen- dosen ABA dan STIBA Persada Bunda,” ungkap Diana Zuriati.

 

Pewarta : Safrinayanti

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: