Home / Spesial Riau / Kepulauan Meranti / Tim Labfor Medan didatangkan olah TKP kebakaran renggut tiga korban jiwa

Tim Labfor Medan didatangkan olah TKP kebakaran renggut tiga korban jiwa

Olah TKP kejadian kebakaran oleh Tim Labfor Medan.

Selatpanjang (RiauNews.com) – Penyebab kebakaran tiga unit rumah di Jalan Nusa Indah, Gang Sempurna, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Selatpanjang, pada Sabtu (23/9/2017) lalu, yang memakan tiga orang korban jiwa, kini sedang dicoba diungkap oleh Polres Kepulauan Meranti.

Guna memaksimalkan hasil, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri cabang Medan turut dilibatkan melakukan olah kejadian perkara, yang mulai bekerja pada Senin (25/9/2017).

“Tim Labfor Polri cabang Medan yang datang membantu penyelidikan dengan kegiatan olah TKP kebakaran, dipimpin Kompol Yudi Anis beserta 1 orang anggota,” kata Paur Humas Polres Kepulauan Meranti, IPTU Djonni Rekmamora.



Dijelaskan, dalam kesempatan itu Tim Labfor Medan Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Rusyandi Zuhri Siregar, S.Sos, KBO Sat Reskrim IPTU H. Herman Djalaludin, Kanit I Pidum IPDA Ridho R. Harahap, Kanit Reskrim Polsek Tebingtinggi IPTU Darmanto, SH, Kaur Identifikasi Brigadir Hendiyanto, SH dan Personel Sat Reskrim berjumlah 4 orang, termasuk para saksi dan korban.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 21.00 wib itu, menghanguskan rumah milik Kak Ho, Ading dan Supriadi.

Kronologis kejadian, pada Sabtu sekira pukul 20.40 WIB, saksi Supriadi pulang menuju rumahnya yang berada di Jalan Nusa Indah, Gang Sempurna. Setelah sampai di rumah, saksi membangunkan anaknya yang sedang tidur di depan TV. Saat membawa anaknya masuk ke kamar, saksi melihat api dari rumah Kok Ho yang berada tepat di samping rumahnya.

“Saat itu saksi mengaku mendengar suara teriakan orang meminta tolong dari rumah tersebut, kemudian saksi keluar rumah untuk memadamkan api dibantu masyarakat sekitar, namun api semakin membesar pada bagian belakang rumah,” ungkap Paur Humas.

Karena keterbatasan alat dan tenaga masyarakat yang membantu pemadaman, api tidak bisa di kendalikan, sehingga api semakin membesar dan menyambar rumah milik saksi Supriadi dan rumah milik Ading yang berada di samping kanan rumah Kok Ho.

Sekira pukul 21.30 WIB, sebanyak 2 unit Mobil Pemadam Kebakaran, dibantu petugas gabungan Polri, TNI dan masyarakat, bersama-sama melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran, dan sekira pukul 23.00 WIB api berhasil di padamkan.

Dari hasil olah TKP awal di rumah milik Kok Ho, ditemukan 2 kerangka manusia yang terdiri dari 1 kerangka orang dewasa dan 1 kerangka anak-anak yang merupakan korban kebakaran dan juga anggota keluarga Kok Ho.

Berdasarkan hasil identifkasi serta dikuatkan keterangan saksi-saksi, dua kerangka tersebut adalah Amek binti Kok Ho, perempuan tionghoa, 30 tahun, dan Cintia, perempuan tionghoa, yang masih berusia 4 tahun. Sedangkan suami Amek bernama Gege sedang bekerja di Kota Batam.

“Kemudian diketahui pula 1 orang lagi anak Amek yang bernama Aseng, berumur 1 tahun ikut menjadi korban. Kerangka yang berhasil ditemukan, di evakuasi dan di bawa ke RSUD Kepulauan Meranti untuk dilakukan identifikasi dan VER,” kata Paur Humas.

Penyebab kebakaran, jelasnya, diduga sumber api berasal dari dapur rumah Kok Ho, dimana keseharian rumah Kok Ho tidak di aliri listrik hanya menggunakan penerangan lilin dan lampu teplok, demikian Media Center Riau. ***

Baca Juga

Tiga personel polisi di Polres Meranti direkomendasikan PTDH

Pekanbaru (RiauNews.com) – Tiga personel polisi di lingkungan Kepolisian Resor Kepulauan Meranti direkomendasikan Pemberhentian Tidak ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: