11 Desember 2018
Home / Spesial Riau / Kampar / Tinggi bukaan pintu air PLTA Kotopanjang ditambah, masyarakat diminta tingkatkan kewaspadaan

Tinggi bukaan pintu air PLTA Kotopanjang ditambah, masyarakat diminta tingkatkan kewaspadaan

Pintu pelimpahan PLTA Kotopanjang dibuka karena tingginya elevasi air waduk.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Manajemen pengelola PLTA Kotopanjang bakal menambah tinggi pembukaan pintu PLTA. Hal ini menyusul semakin meningkatnya tingkat elevasi air waduk.

Pada Jumat (7/12/2018) pagi, pihak pengelola telah membuka pintu pelimpahan setinggi 50 cm, sementara sore ini tinggi pintu pelimpahan ditingkatkan menjadi 80 cm.



“Sampai siang ini mengalami kenaikan. Elevasi waduk PLTA Koto Panjang pukul 12.00 terbaca 84.55 mDPL dengan inflow 1680 m3/detik, Outflow turbin 349 m3/detik (3 unit x 38 MW) dan Outflow pintu pelimpah (spillway gate) 403 m3/detik,” kata Manajer Unit Layanan PLTA Koto Panjang Muhammad Rusdi, Jumat siang.

Dijelaskan Rusdi, dengan ditambahnya bukaan pintu pelimpah, maka outflow pintu pelimpah (spillway gate) sebesar 559 m3/detik dan ditambah outflow turbin sebesar 349 m3/detik (total outflow 908 m3/detik) akan berdampak naiknya tinggi muka air sungai Kampar antara 40-60 cm.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang beraktifitas dan bertempat tinggal di sepanjang aliran sungai Kampar untuk lebih berhati-hati dengan naiknya dan derasnya aliran sungai.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengaku pihaknya telah mendapat laporan adanya menambahan pintu pelimpahan waduk tersebut.

“Iya kita sudah dapat informasi itu. Penambahan tinggi pintu ini karena tingginya curah hujan di hulu PLTA Koto Kampar (Sumbar). Sehingga air waduk terus mengalami peningkatan,” katanya.

Atas kondisi itu, pihaknya sudah menginstruksikan BPBD Kampar untuk siaga jika sewaktu-waktu air sungai Kampar meluap ke pemukiman masyarakat.

“Kita imbuan awas dan waspada, serta jangan beraktivitas dulu di sungai Kampar. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” tukasnya.***

Sumber: MCR

Komentar
%d blogger menyukai ini: