21 Oktober 2018
Home / Spesial Riau / Jembrana bunuh 1.600 sapi di Riau

Jembrana bunuh 1.600 sapi di Riau

Sapi yang mati akibat terserang penyakit jembrana.

Pekanbaru (RiauNews.com) – Penyakit jembrana yang menyerang sapi di Provinsi Riau telah memakan korban hingga 1.600 ekor. Angka tersebut merupakan catatan dari Dinas Peternakan dan Perawatan Hewan Provinsi Riau dari September 2016 hingga Maret 2017.

“Semua sapi yang mati berasal dari peternakan masyarakat, sebab tahun lalu tidak ada ternak bantuan,” kata Patrianov selaku Kadis PPH Provinsi Riau, Kamis (19/10/2017).

Berbagai upaya yang sudah dilakukan pemerintah untuk menekan kematian ternak sapi, yakni melakukan vaksinasi dan pengobatan. Hasilnya, klaim Patrianov, angka kasus sapi mati karena jembrana perlahan mulai turun.



Namun demikian masalah seperti tidak bisa diabaikan, sebab jika vaksinasinya berhenti dikhawatirkan kasusnya kembali meningkat.

“Masalahnya pabrik vaksin jembrana ini hanya ada satu, yakni di Surabaya. Sementara kemampuan daerah Riau untuk memberi vaksi itu terbatas anggaran. Alokasi anggaran memang tidak kuat untuk memenuhi kebutuhan semuanya,” paparnya.

Kerugian peternak selain matinya hewan-hewan tersebut juga adanya provokasi dari pedagang nakal, yang menakut-nakuti peternak agar menjual sapi mereka yang lain dengan segera.

“Peternak jadi khawatir, sehingga mau saja menjual sapi mereka dengan harga murah,” tambahnya.

Padahal, sebenarnya sapi yang terkena jembrana bisa sembuh setelah di lakukan vaksinasi dan pengobatan. Namun masyarakat mudah terpengaruh dengan rayuan pedagang sehingga masyarakat harus menjual sapi ternak mereka secara paksa, tutup Patrianov.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: