23 Oktober 2018
Home / Spesial Riau / Indragiri Hilir / Pemkab Inhil serahkan bantuan dua ambulance air

Pemkab Inhil serahkan bantuan dua ambulance air

Dua unit ambulance air yang diserahkan Pemkab Inhil pada dua rumah sakit yang ada di kecamatan. (Kredit: istimewa)

Tembilahan (RiauNews.com) – Kabupaten Indragiri Hilir terkenal dengan istilah seribu parit. Tak salah memang, karena daerah ini banyak terdapat anak-anak sungai dengan Sungai Indragiri sebagai sungai terbesar. Transportasi utama di kawasan tersebut hingga saat ini masih didominasi angkutan air.

Sehingga tepat rasanya jika Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Kesehatan memberikan bantuan ambulance air kepada rumah sakit yang ada di kecamatan.

Seperti yang dilakukan pada Sabtu (23/12/2017) lalu, dua unit ambulance air diserahkan secara simbolis oleh Bupati Inhil, HM Wardan, yang diperuntukkan sebagai kendaraan operasional pada rumah sakit umum yang berada di wilayah Kecamatan Kateman dan Reteh, yakni RS Tengku Sulung dan RS Raja Musa.



Menurut Bupati, ambulance air yang diberikan akan bermanfaat untuk membawa pasien melalui jalur laut. Sebab, selama ini, baik pihak Rumah Sakit maupun pasien, merasa begitu kesulitan dengan persoalan akses transportasi laut.

“Selama ini, masyarakat harus merogoh kocek dalam – dalam mencarter boat hanya untuk bisa mendapatkan perawatan di dua Rumah Sakit, terlebih Rumah Sakit Tengku Sulung, Kateman,” kata Bupati usai penyerahan.

Disamping itu, proses rujukan pasien ke RSUD Puri Husada Tembilahan juga terkendala dengan ketiadaan ambulance air selama ini.

“Padahal, berbicara tentang kesehatan itu adalah prioritas utama karena berkenaan dengan jiwa seseorang,” tukas Bupati.

Atas pertimbangan tersebut Pemerintah Kabupaten Inhil menginisiasi pemberian bantuan ambulance air sehingga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, dan menekan angka kematian akibat kesulitan mengakses sarana transportasi laut.

“Semoga bantuan ambulance air yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat di 2 Kecamatan tersebut. Dan mudah – mudahan hal ini dapat menekan angka kematian yang disebabkan oleh sulitnya akses transportasi,” pungkas Bupati. *** (rls)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: