17 Desember 2018
Home / Spesial Riau / Indragiri Hilir / Massa demo Bupati Inhil karena harga kelapa terus anjlok

Massa demo Bupati Inhil karena harga kelapa terus anjlok

Aki bakar ban di depan Kantor Bupati Inhil, terkait demonstrasi anjloknya harga kelapa. (Kredit: MCR)

Tembilahan (RiauNews.com) – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terkenal sebagai penghasil kelapa terbesar di Provinsi Riau. Namun di saat harga-harga kebutuhan pokok merangkak naik, harga kelapa di sana justru turun yang membuat para petani makin tertekan perekonomiannya.

Kenyataan ini mendorong ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Masyarakat Inhil melakukan unjuk rasa ke Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil) di Jalan Akasia, Tembilahan, Selasa (17/4/2018).



Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Hussain mengatakan bahwa anjloknya harga kelapa membuat perekonomian petani makin memprihatinkan.

“Ini negeri hamparan kelapa dunia, tapi kenapa para petaninya melarat. Kalau kelapa murah, bagaimana pendidikan Inhil bisa baik. Sebab itu kami ingin bernegosiasi dengan pemerintah,” ucapnya.

Para pendemo kecewa, karena mereka tidak dapat menjumpai Pjs Bupati Inhil Rudyanto, dan hanya disambut Asisten II Setdakab Inhil Afrizal, Kabid Perdagangan Disperindag Inhil Azwar, Kepala Satpol PP Inhil TM Syaifullah dan sejumlah pejabat lainnya.

“Pjs Bupati Inhil ke Pekanbaru, beliau berangkat pada hari Sabtu kemarin karena ada kesibukan di sana,” kata Syafullah.

Seperti diketahui, Rudyanto saat ini merangkap jabatan, selain Pjs Bupati Inhil dia juga masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Meski sudah diberi penjelasana, massa belum puas, sehingga beberapa perwakilan diizinkan masuk ke ruang kerja Bupati Inhil dan Sekdakab Inhil untuk memastikan tidak adanya kedua petinggi Kabupaten Inhil tersebut.

Ratusan masa tersebut kemudian melakukan aksi pembakaran ban dan setelah itu membubarkan diri.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: