26 September 2018
Home / Spesial Riau / Indragiri Hilir / Ini kata Pemkab Inhil terkait anjloknya harga kelapa

Ini kata Pemkab Inhil terkait anjloknya harga kelapa

Petani kelapa kurang mendapat keuntungan dari panen karena anjloknya harga. (Kredit: Putera Riau)

Tembilahan (RiauNews.com) – Anjloknya harga kelapa telah membuat resah para petani di Kabupaten Indragiri Hilir, yang diketahui sebagai daerah penghasil kelapa terbesar di Provinsi Riau.

Pemerintah darah setempat kemudian memberikan klarifikasi terkait anjloknya komoditas utama yang dihasilkan negeri seribu parit ini, sekaligus menjawab pertanyaan ratusan mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor bupati, Selasa (17/4/2018) kemarin.



Asisten II bidang administrasi umum Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Afrizal, menjelaskan, turunnya harga kelapa saat ini merupakan imbas dari mekanisme pasar yang terjadi.

Baca: Massa demo Bupati Inhil karena harga kelapa terus anjlok

“Bukan keinginan kita, ada mekanisme pasar. Fluktuasi harga kelapa itu ditentukan oleh supply dan demand dari komoditas kelapa itu sendiri,” kata Afrizal.

Berdasarkan laporan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Inhil, Afrizal mengatakan, Dipasar dunia, harga memang sedang mengalami penurunan. Lebih lagi, saat ini, Thailand selaku produsen dan ekportir komoditas kelapa tengah memasuki masa panen.

“Kondisi saat ini, permintaan itu yang berkurang. Tapi, hari ini tadi, informasi terbaru yang saya dapat harga kelapa tipe A sudah mulai merangkak naik pada level Rp 1800. Artinya ini sudah ada pergerakan ke arah yang positif bagi petani kelapa kita” ungkap Afrizal.*** (Antara)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: