Home / Spesial Riau / Indragiri Hilir / Data rekaman e-KTP di Tembilahan banyak yang hilang

Data rekaman e-KTP di Tembilahan banyak yang hilang

Perekaman e-KTP.

Tembilahan (RiauNews.com) – Masyarakat di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, banyak yang mengeluhkan mereka harus berulang-ulang melakukan perekaman data KTP elektronik alias e-KTP di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), karena data sebelumnya hilang.

Permasalahan ini kemudian diadukan kepada wakil rakyat yang duduk di DPRD Inhil, seperti yang diutarakan Muammar, anggota dewan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi I DPRD setempat.

“Banyak sekali aduan dari masyarakat yang saya terima terkait kehilangan data perekaman ini. Bagaimana bisa? Bahkan tidak hanya itu, beberapa waktu lalu juga saya mendengar keluhan masyarakat yang menyebutkan bahwa ruang pelayanan dan ruang perekaman tidak sesuai dengan kapasitas masyarakat yang datang. Alhasil masyarakat harus desak-desakan,” ujar Muammar sebagaimana dilansir Antara.

Ia mengatakan, laporan terkait hilangnya data perekaman identitas masyarakat yang ia terima beralasan bahwa adanya gangguan jaringan saat merekam, karena perekaman dilakukan dengan sistem online.

Parahnya lagi, hilangnya data perekaman tersebut tidak diinformasikan secara cepat kepada yang bersangkutan.

“Kita bukan tidak mengerti dengan prosedur perekaman yang notabene dilakukan dengan sistem online, sehingga bisa saja terjadi kehilangan. Namun yang kita sayangkan adalah kenapa data kehilangan yang disebabkan oleh gangguan jaringan tersebut baru diketahui masyarakat hingga berbulan-bulan. Begitu laporan yang saya terima,” ucapnya.

Bahkan kata dia, masyarakat mengaku telah melakukan perekaman data diri sejak tahun 2016 lalu, dan baru diketahui bahwa identitas dirinya tidak terekam pada tahun 2017. Jangankan untuk dapat KTP asli, data dirinya saja tidak ada.

Muammar mengaku sangat menyayangkan dengan sistem administrasi Disdukcapil. Belum lagi diperparah dengan masalah lain seperti lambannya pengurusan administrasi.

“Ini kita baru berbicara soal kehilangan data, belum yang lainnya,” ucapnya.

Terkait hal ini, Muamar mengatakan pihaknya akan melakukan hearing bersama Disdukcapil dalam waktu dekat guna mengevaluasi sistem administrasi mereka.***

Baca Juga

Jatuh ke sungai, warga Tanah Merah ditemukan tewas tak jauh dari sampannya

Tembilahan (RiauNews.com) – Setelah dilaporkan hilang pada Sabtu (02/12/2017) kemarin, Sikatman (53) akhirnya berhasil ditemukan. ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: