Home / Spesial Riau / Bengkalis / Progres proyek jalan Duri-Pakning baru 6,7 persen, kinerja kontraktor dan PPTK dipertanyakan

Progres proyek jalan Duri-Pakning baru 6,7 persen, kinerja kontraktor dan PPTK dipertanyakan

Peninjauan proyek jalan Duri-Pakning yang progresnya baru berjalan 6,7 persen. (Kredit: Antara)

Bengkalis (RiauNews.com) – Proyek multiyears pengerjaan jalan Duri-Pakning, hingga saat ini progresnya baru 6,7 persen, padahal tahun anggaran sudah hampir berakhir.

Hal ini menjadi sorotan Badan Anti Korupsi (BAK) Lembaga Iventarisir Penyalahgunaan Uang Negara (LIPUN), Kabupaten Bengkalis, dan meminta Komisi II DPRD Bengkalis memanggil kontraktor dan PPTK proyek tersebut.

“Jika sudah diawasi, tentu PPTK bisa menjelaskan, kenapa progres pekerjaan baru mencapai 6,7 persen, padahal perusahaan telah mencairkan uang muka 15 persen,” kata Sekretaris BAK LIPUN, Sabri di Bengkalis, seperti yang dilansir Antara, Rabu (06/122017).

Dia mengatakan, kontrak pekerjaan tersebut ditanda tangani di Bulan Mei 2017 lalu, yang berarti perusahaan sudah menjalani 6 bulan masa pekerjaan, namun progres kerja yang setelah ditinjau itu hanya baru 6,7 persen, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan.

“Kita berharap, Komisi II dapat menunjukkan pengawasan yang nyata. Kalau perlu dievaluasi kemungkinan kemampuan perusahaan tersebut. Dan perlu dijajaki apa benar isu yang beredar bahwa pekerjaan tidak langsung dilakukan oleh PT. CGA tapi disubkan ke pihak lain,” ujarnya lagi.

Menurutnya, jika isu tersebut benar maka perlu dicermati perusahaan apakah melanggar kontrak yang ada.

“Jika melanggar maka sanksi terberat kontrak diputuskan. dan apakah perusahaan bisa diberi sanksi, karena sampai akhir tahun progres pekerjaan tak akan melampaui DP yang sudah diambil perusahaan tentu ada sanksinya. Atau mungkin dalam bentuk denda terhadap kontraktor,” ujarnya lagi.***

Baca Juga

Mayat telanjang ditemukan warga mengapung dibibir pantai Bengkalis

Bengkalis (RiauNews.com) – Warga di Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Rabu (13/12/2017) ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: