Home / Spesial Riau / Bengkalis / Jasa Raharja santuni keluarga korban tewas kecelakaan Rp100 jta

Jasa Raharja santuni keluarga korban tewas kecelakaan Rp100 jta

Pekanbaru (RiauNews.com) – Keluarga korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas, yakni Alm Ny. Amanah (45) dan anaknya Alm Naila Ayunda (13), warga Jalan Bahorok RT 04/03, Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, mendapatkan santunan sebesar Rp100 juta dari PT Jasa Raharja (Persero) cabang Riau.

Menurut Kepala Cabang PT Jasa Raharja Widayana, melalui Kabag Operasional Muharto, berselang beberapa menit kejadian petugas Jasa Raharja di kantor pelayanan Duri yakni Heri Rahmat mendapatkan laporan polisi dan segera mendatangi ahli waris yakni Sri Hartono (57) suami korban untuk melengkapi semua data-data yang dibutuhkan dalam mengurus klaim asuransi kecelakaan.

“Jasa Raharja membuka dua kantor pelayanan di Riau yakni Duri dan Rupat, sehingga pembayaran santunan bisa dilakukan dengan cepat,” katanya.

Ditambahkan Muharto, atas musibah tersebut pihaknya turut menyampaikan belasungkawa.

“Semoga keluarga terdekat mereka seperti suami dan anak almarhum Amanah yang lainnya menghadapi musibah ini dengan sabar dan tabah,” ungkap Muharto.

Pembayaran transfer santunan dilakukan dengan sistem manajemen tunai melalui BRI. Besaran premi masing-masing Rp50 juta yang semula hanya Rp25 juta itu tersebut berdasarkan Peraturan Menkeu Nomor 16/PMK, 010, /2017 tentang besar santunan dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalulintas jalan yang mengalami kenaikan 100 persen.

Disebutkan, kasus lakalantas melibatkan bus Medan Jaya BK 7172 LD yang dikemudikan (dalam Lidik) yang menabrak sepeda motor Honda Supra X BM 2761 JO dikendarai Amanah (45) dengan penumpang Naila Ayunda (13), terjadi pada Selasa (29/8) pukul 06.00 WIB.

Bus Medan Jaya yang melajud dari arah Duri menuju Pekanbaru dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di tempat kejadian perkara, supir bus bergerak ke kanan jalan. Namun di depannya ternyata ada sepeda motor yang dikendarai Amanah memboncengi anaknya Naila Ayunda yang berjalan pelan.

Karena jarak yang sudah sangat dekat, meski supir bus sudah menginjak rem, tabrakan tak terelakkan, yang mengakibatkan ibu dan anak tersebut meninggal dunia.***

Baca Juga

Mayat telanjang ditemukan warga mengapung dibibir pantai Bengkalis

Bengkalis (RiauNews.com) – Warga di Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Rabu (13/12/2017) ...

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: