Ma’ruf Amin bergerilya suara di Sumatera Barat

Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin. (Kredit: Istimewa)

Padang (RiauNews.com) – Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin akan melanjutkan safari politik di Provinsi Sumatera Barat pada Kamis (6/2).

Selama seharian Ma’ruf berencana mengunjungi empat kota, yaitu Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang seharian. Wilayah itu merupakan ‘kandang’ Prabowo Subianto pada Pilpres 2014.

Berdasarkan agenda yang dirilis Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, mantan Rais Aam PBNU itu mengawali agendanya dengan mengunjungi Gedung Muhammad Yamin yang terletak di Kota Payakumbuh.

Di tempat itu, Ma’ruf akan mengadakan pertemuan dan silaturahmi dengan Jamaah Tariqah se-Payakumbuh pada pukul 10.30 WIB.

Seusai itu, Ma’ruf akan bertolak menuju Kabupaten Agam. Di situ ia mengawali agenda dengan berziarah ke makam Syeh Sulaiman Ar-Rusuli sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga ahli waris Madrasah Tarbiyah Islamiyah.

Selain itu, Ma’ruf akan mengunjungi kediaman keluarga Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi di wilayah Ampek Angkek, Agam. Di tempat itu, ia berencana untuk bersilaturahmi dengan keluarga mantan imam besar di Masjidil Haram itu.

Setelah itu, Ma’ruf akan bertolak sejauh 40 kilometer ke arah timur menuju Kota Bukittinggi.

Di situ, ia mengawali agenda dengan bersilaturahmi dengan keluarga besar mantan wakil presiden Indonesia, Muhammad Hatta pada pukul 15.30 WIB.

Seusai itu, Ma’ruf akan bergeser menuju Kota Padang Panjang. Di kota berjuluk ‘Mesir van Andalas’ itu, dia akan berziarah ke makam pendiri Perguruan Diniyyah Putri Padang Panjang, Hj. Rahmah El Yunusiyah.

Setelah itu, Ma’ruf akan mengunjungi Rumah Dinas Walikota Padang Panjang pada pukul 17.15 WIB. Ia dijadwalkan akan bersilaturahmi dengan wali kota Padang Panjang serta pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Padang Panjang.

Pada Pilpres 2014 lalu, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menang telak terhadap pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Saat itu, Prabowo-Hatta meraih 1.797.505 atau 76,92 persen suara. Sementara Jokowi-JK hanya meraih 539.308 atau 23,08 persen.***

Sumber: CNN Indonesia

Komentar
%d blogger menyukai ini: