25 Agustus 2019
Home / Olahraga / MotoGP / Dovizioso tak bisa gunakan helm dari Indonesia karena masalah ini

Dovizioso tak bisa gunakan helm dari Indonesia karena masalah ini

Andrea Dovisiozo

Jakarta (RiauNews.com) – Helm KYT yang merupakan buatan Indonesia tak bisa dipakai oleh pembalap MotoGP pada seri GP Catalunya, 16 Juni 2019 lalu. Ternyata, helm Suomy yang kini sudah diakuisisi oleh KYT masih menunggu homologasi dari FIM meski sudah lolos tes.

Helm Suomy dengan tipe SR GPR-GPR (KYT) ukuran M bersama dengan NHK – GP-R TECH – size S, M tercatat masih menunggu homologasi FIM. Aturan baru standar homologasi baru dari FIM itu berdampak kepada empat pembalap.



Yakni, Andrea Dovizioso, Pecco Bagnaia, Karel Abraham, dan Aleix Espargaro. Dovizioso dan Bagnaia merupakan pengguna helm Suomy, sementara Aleix Espargaro adalah pemakai KYT dan Karel Abraham menggunakan NHK.

Dikutip dari 100KPJ, situasi ini membuat mereka terpaksa memakai helm dari rival sang sponsor yakni Shoei dan Shark dengan label tertutup pada balapan lalu. Dovizioso sendiri mengaku tidak masalah dengan hal ini.

“Tak jadi masalah buat saya. Saya memiliki manajer yang bagus dan kami bisa mengatasi situasi ini dengan benar,” ujar Dovizioso dikutip MCN.

Aturan homologasi ini memang sudah diterbitkan FIM hampir setahun lalu. Semuanya dilakukan demi standar keselamatan baru di balapan MotoGP.

Di mana, pabrikan helm wajib menyetor 10 helm dengan ukuran tertentu yang digunakan oleh pembalap di MotoGP. Yang kemudian dites di Impact Laboratory of the Aragon Institure of Engineering Research, University of Zaragoza.

Jika lolos berbagai tes dan dipastikan bisa memberikan keamanan setinggi mungkin maka akan mendapatkan label kode QR. Label itu untuk mengonfirmasi bahwa mereka lulus tes.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: