Home / Olahraga / Jalur ekstrim di etape II Tour de Singkarak 2017

Jalur ekstrim di etape II Tour de Singkarak 2017

Para pebalap Tour de Singkarak saat menaklukkan tanjakan ekstrim di Sitinjau Laut. (Kredit: Harian Singgalang)

Padang (RiauNews.com) – Etape II balap sepeda Tour de Singkarak 2017, berlangsung Ahad (19/11/2017), dengan start di Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan dan finish di kota Kota Sawahlunto.

Etape II ini merupakan etape yang paling menantang, karena terdapat rute yang cukup ekstrim, yakni pendakian Sitinjau Laut. Di rute tersebut, seluruh pebalap bakal berhadapan dengan pendakian ekstrim dan paling panjang dibandingkan pendakian yang ada pada etape lainnya. Di situ, pebalap dituntut untuk mengeluarkan skill guna menjadi raja tanjakan, sehingga bisa keluar sebagai yang tercepat menyentuh garis finish.

Di etape yang memiliki jara 155,9 kilometer ini, seluruh pembalap akan melintasi Pantai Carocok Painan – Jalan Ilyas Yakub – Jalan Sutan Syahrir – Jalan M Hatta – Jalan Imam Bonjol – Rumah Dinas Bupati – Salido – Tarusan – Barung Barung Balantai – Bungus – Bukit Lampu – Bandar Buat – Taman Hutan Raya Bung Hatta – Air Sirah – Pertigaan Cupak – Koto Baru – Selayo – Perempatan Simpang Rumbio – Terminal Bareh Solok – Jalan Lubuk Sikarah – Batas Kota Sawahlunto – Simpang Muaro Kalaban – dan finis di Lapangan Segitiga Kota Sawahlunto.

Sedikitnya terdapat tiga titik sprint dan tiga titik King Of Mountain (KOM) atau dikenal dengan istilah Raja Tanjakan. Untuk titik Sprint I berada di Tarusan, Sprint II di Bandar Buat dan Sprint III di Selayo. Sementara untuk KOM I berada di Bungus, KOM II di Bukit Lamu dan KOM III di Air Sirah.

Selain menaklukkan rintangan yang bervariasi di sepanjang lintasan etape II ini, para pembalap juga disajikan panorama yang menakjubkan, seperti suasana pantai Painan, Bungus, Panorama Sitinjau Lauik, pemandangan di Arosuka dan Kota Tambang Tua Sawahlunto.

Pada etape I Sabtu kemarin, pembalap asal Jerman Muller Robert yang tergabung dalam tim Embrace The World Cycling berhasil keluar sebagai pemenang, diikuti pebalap Thailand Paerapol Chawchiangkwang di tempat kedua dan pebalap Indonesia Jamal Hibatulloh dari KFC Cycling Team di tempat ketiga.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: