11 Desember 2018
Home / Olahraga / Insiden ‘mobil terbang’ Sophia Floersch hentikan Formula 3 GP Makau

Insiden ‘mobil terbang’ Sophia Floersch hentikan Formula 3 GP Makau

Mobil Formula 3 yang dikendarai Sophia Floersch saat ‘terbang’ di GP Makau. (Kredit: @saika159/Twitter)

Makau (RiauNews.com) – Sebuah insiden mengerikan di balapan mobil Formula 3 GP Makau, yang berlangsung Ahad (18/11/2018). Mobil yang dikemudikan pebalap wanita asal Jerman Sophia Floersch, ‘terbang’ setelah menabrak bagian belakang mobil Jehan Daruvala di trek lurus panjang menuju Lisboa.

Akibatnya roda pada mobilnya rusak dan membuatnya melintir mundur dalam kecepatan tinggi. Pembalap tim Van Amersfoort itu kemudian melindas kerb di tikungan Lisboa dan mobilnya terpental ke arah mobil yang dikemudikan Sho Tsuboi.



Masih dalam kondisi melayang di udara, Floersch menabrak pagar pembatas dan menghantam bangunan temporer yang ditempati para fotografer dan marshal.

Akibat insiden mengerikan tersebut pebalap yang masih berusia 17 tahun ini mengalami cedera tulang belakang, sementara Tsuboi mengalami nyeri pada bagian pinggang dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pebalap Formula 3 asal Jerman, Sophia Floersch. (Kredit: Motorsport.com)

Selain itu dua fotografer serta satu marshal dibawa ke rumah sakit.

Sebagai catatan, kecepatan mobil sebelum titik pengereman Lisboa dapat mencapai 276,2 km/jam.

Dilansir dari laman Motorsport.com, pembalap junior Ferrari, Guan Yu Zhou, yang melaju di belakang Floersch menceritakan kronologis kecelakaan.

“Pertama-tama, itu benar-benar momen mengerikan,” ungkap pembalap tim Prema tersebut.

“Setelah keluar dari Mandarin [tikungan sebelum Lisboa] saya melihat ada lampu kuning. Saya pikir itu kesalahan dari panitia saja.

“Sophia benar-benar dekat dengan Jehan, jadi ketika Jehan mengerem lebih awal, dia tidak sempat bereaksi.

“Ia [Floersch] menabrak bagian belakang-kanan Jehan dan melintir menuju Lisboa. Dia terbang ke arah mobil lain, saya berharap dia baik-baik saja.”

Bos tim van Amersfoort, Frits van Amersfoort, mengungkapkan bahwa Floersch ditemani sang ayah, Alexander, ketika dibawa ke rumah sakit.

“Kita harus berterima kasih kepada para ‘malaikat’ yang menemaninya hari ini, dan kekuatan mobil Dallara,” ujar van Amersfoort.

Balapan Grand Prix Makau sendiri kemudian terhenti oleh bendera merah menyusul kecelakaan parah tersebut.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: