18 November 2018
Home / Olahraga / Bola / Plus-minus Timnas U19 era Evan Dimas dan Egy Maulana

Plus-minus Timnas U19 era Evan Dimas dan Egy Maulana

Pelatih Timnas U19 Indra Sjafri yang pada 2014 lalu melatih Evan Dimas cs (kiri), kini menangani Egy Maulana dkk (kanan).

Jakarta (RiauNews.com) – Pelatih tim nasional sepak bola U-19 Indonesia Indra Sjafri mengatakan timnas U-19 yang sekarang disiapkan untuk Piala U-19 Asia 2018 lebih berpengalaman menjalani laga kompetitif. Hal itu jika dibandingkan skuat U-19 tahun 2013 yang juga ditangani Indra.

Dia menyebutkan, para pemain timnas U-19 saat ini merupakan para pesepak bola profesional yang bermain di klub-klub liga Indonesia maupun luar negeri. Sedangkan, pada tahun 2013, pemain-pemain timnas U-19 yang ketika itu menjuarai Piala U-19 AFF masih berstatus amatir lulusan sekolah menengah atas (SMA) sederajat.

“Ada kejenuhan di timnas U-19 tahun 2013 karena kami saat itu mengadakan pemusatan latihan jangka panjang. Sementara saat ini, kami hanya berlatih selama sekitar dua bulan karena anak-anak berkompetisi di liga,” ujar Indra, Rabu (17/10).

Pelatih asal Sumatra Barat itu menilai, kondisi tersebut membuat ia yakin timnas U-19 sekarang bisa melaju lebih jauh di Piala U-19 Asia. Dibandingkan timnas U-19 tahun 2013 yang gagal lolos dari fase grup Piala U-19 Asia tahun 2014.

“Meski demikian, selalu ada ‘plus minus’ antara skuat tahun 2013 dan tahun 2018,” lanjut Indra Sjafri.

Di tahun 2013, di mana ketika itu timnas U-19 diperkuat Evan Dimas, Ilham Udin, Maldini Pali dan kawan-kawan, memiliki ikatan antarpemain (chemistry) yang kuat karena bersama-sama dalam waktu yang panjang. Metode permainan pun lebih mudah diberikan.

Sementara pada tahun 2018, saat timnas U-19 diisi nama-nama seperti Egy Maulana, Witan Sulaeman dan Muhammad Rafli Mursalim, butuh usaha ekstra untuk menyatukan visi bermain karena mereka datang dari klub yang berbeda.

“Saya harus lebih bekerja keras menyatukan gaya bermain,” kata Indra.

Di Piala U-19 Asia 2018, timnas U-19 Indonesia menghadapi Taiwan di laga perdananya di Grup A yang berlangsung pada Kamis (18/10) mulai pukul 19.00 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Sebelumnya, di hari yang sama, Grup A akan terlebih dahulu mempertandingkan Uni Emirat Arab kontra Qatar di hari yang sama mulai pukul 16.00 WIB juga di SUGBK.***

Sumber: Republika

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: