Home / Olahraga / Bola / Liga Indonesia / Pelatih Persija akui pemain sempat tegang sebelum laga

Pelatih Persija akui pemain sempat tegang sebelum laga

Kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan, mengangkat trofi Liga 1 musim 2018. (Kredit: Bola.com)

Jakarta (RiauNews.com) – Stefano Cugurra Teco sosok penting di balik kesuksesan Persija Jakarta meraih trofi di kasta tertinggi Liga Indonesia, Gojek Liga 1 2018 bersama Bukalapak. Juru racik asal Brasil itu hanya butuh dua musim untuk mengembalikan kejayaan Tim Macan Kemayoran.

Semenjak Teco datang, Persija prestasinya kembali menanjak, yang beberapa tahun belakangan tim ibu kota dilanda krisis keuangan sehingga terlempar dari persaingan elite.



Musim lalu Persija menempati posisi empat besar, dan musim ini Bambang Pamungkas dkk. jadi jawara.

Tim berjuluk Macan Kemayoran ini memuncaki klasemen akhir Liga 1 2018 dengan koleksi 62 poin, unggul sebiji poin dari rival utama PSM Makassar usai pertandingan pamungkas yang dilakukan di waktu bersamaan, Ahad (9/12/2018).

Kemenangan tipis 2-1 atas Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, cukub bagi mereka untuk mengunci trofi juara, meski di sisi lain PSM juga sukses menaklukkan lawannya.

Gol kemenangan Persija atas Mitra Kukar diborong Marko Simic pada menit 17 dan 60. Sementara itu, gol Tim Naga Mekes disumbang Aldino Herdianto pada menit ke-88.

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco.

 

Teco buka kartu kalau para pemainnya sempat tegang jelang laga. “Jadi unggulan utama juara di sisa satu pertandingan secara otomatis membuat pemain tegang. Mitra Kukar bukan lawan ringan, kami harus menang tak boleh seri apalagi kalah jika ingin juara,” ujar pelatih yang malang melintang di kompetisi Thailand sebelum ke Indonesia dalam sesi wawancara pasca laga dengan Indosiar.

Jelang pertandingan pelatih kelahiran 25 Juli 1974 itu mencoba merelaksasi penggawa Persija. “Saya bilang ke pemain untuk lebih tenang. Main normal saja. Saya titip pesan, jangan buang kesempatan emas buat menjadi juara. Fight sekuat tenaga,” papar Teco.

Saat ditanya apa resepnya membuat Persija jadi tim superior di kompetisi kasta elite musim ini, Teco merendah.

“Sukses ini kerja sama pihak. Tim pelatih, pemain, manajemen, dan juga suporter. Sejak awal tahun fokus saya hanya mencoba memenuhi ekspekstasi manajemen. Saya bersyukur dapat dukungan total untuk membangun tim,” paparnya.

Setelah Persija Jakarta juara Liga 1 2018, apa yang akan dilakukan Teco? “Saya belum tahu. Di kepala saya hanya pikirkan bagaimana liburan menikmati sukses ini,” Stefano Cugurra Teco.***

Sumber: Bola.com

Komentar
%d blogger menyukai ini: