18 November 2018
Home / Olahraga / Bola / Liga Europa / Terbentur aturan UEFA, Arsenal tak bisa mainkan Aubameyang

Terbentur aturan UEFA, Arsenal tak bisa mainkan Aubameyang

Piere Emerick-Aubameyang

London (RiauNews.com) – Arsenal sukses mendatangkan Piere Emerick-Aubameyang dari Borussia Dormund dengan merogoh kocek cukup dalam, yakni 60 juta pounds, atau sekitar Rp1,1 triliun. Sayangnya, pemain anyar tersebut tak bisa diturunkan untuk memperkuat The Gunners dalam ajang Liga Europa karena terbentur peraturan UEFA.

Hal ini tak pelak membuat pelatih Arsenal Arsene Wenger kecewa berat, pasalnya keputusan itu harus diterimanya hanya kurang dari 24 jam jelang laga laga Arsenal kontra Ostersund pada leg pertama babak 32 besar, Jumat (16/2/2018) dini hari WIB nanti.



Aubameyang dilarang tampil karena klub dia sebelumnya juga bermain di level Eropa, yakni Liga Champions bersama Brussia Dortmund. Hal itu kemudian membuat UEFA berpendapat pesepak bola asal Gabon itu dianggap ikut mengantarkan Dortmund ke Liga Europa.

“Kami membeli pemain dengan harga sangat mahal di pertengahan musim, lalu aturan melarang kami menggunakan pemain tersebut. Ini benar-benar tak masuk akal,” ujar Wenger dikutip dari Sky Sports, Kamis (15/2).

Wenger mengatakan, kebijakan yang diterapkan UEFA sangatlah merugikan. Menurut pelatih asal Prancis ini, bukan hanya timnya, seluruh klub di Eropa juga harus melawan aturan ini. “Saya yakin aturan seperti ini harus segera menghilang,” kata dia.

Untuk menambal posisi yang ditinggalkan Aubameyang, Wenger akan memasang Danny Welbeck di pos terdepan. Mantan pelatih AS Monaco ini yakin Welbeck bisa bermain dengan baik. “Welbeck terlihat sangat tajam saat latihan. Selama ini dia bisa diandalkan saya harap di markas lawan dia bisa memanfaatkan kesempatan ini,” kata Wenger.

Berbeda dengan Aubameyang, pemain anyar Arsenal lainnya Henrik Mkhitaryan boleh dimainkan. UEFA tak melarang Mkhitaryan karena Manchester United (MU) yang merupakan klub pemain asal Armenia itu sebelumnya, tidak berkompetisi di Liga Europa.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: