21 September 2018
Home / Olahraga / Bola / Liga Champions / Ini penjelasan masuk akal ‘penalti hantu’ Cristiano Ronaldo

Ini penjelasan masuk akal ‘penalti hantu’ Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo saat berhasil mengoyak gawang PSG. (Kredit: UEFA/Twitter)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Kemenangan Real Madrid 3-1 atas Paris Saint-Germain (PSG) di laga pertama fase 16 besar Liga Champions ramai jadi bahan pembicaraan. Namun bukan soal superioritas Madrid atas lawan mereka, namun tentang aksi ‘penalti hantu’ yang diperagakan sang mega bintang Cristiano Ronaldo.

Saat mengeksekusi penalti di menit 45, dalam rekaman gerakan lambat terlihat sepersekian detik sebelum Ronaldo melayangkan kaki kanan untuk melepaskan tendangan, bola tampak sedikit membal. Hal ini membuat banyak yang berspekulasi pemain asal Portugal ini memiliki tenaga supranatural.



Namun mantan rekan Ronaldo saat masih di Manchester United, Rio Ferdinand, mengaku sering melihat CR7 mempraktikkan cara eksekusi serupa dalam sesi latihan.

“Dia biasa melakukan itu dalam latihan,” tutur bekas pilar timnas Inggris itu seperti dikutip BolaSport.com dari AS.

Sejatinya, tak ada satu pun kekuatan supernatural yang membantu kesuksesan penalti Ronaldo. Semua murni karena teknik.

Klaim Ferdinand itu juga diperkuat oleh Wayne Rooney. Malah, Rooney sudah mengutarakannya sejak lama sekali.

Menurut mereka, Ronaldo sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk melatih teknik tersebut. Pria kelahiran Madeira itu biasa mengentak tanah sebelum menendang, membuat bola melayang sedikit dari atas tanah, lalu menghantamnya keras-keras.

Dailymail menguak teknik penalti hantu kapten timnas Portugal itu.

Menurut media asal Inggris tersebut, intinya ada di kaki kiri Ronaldo. Ia menjadikan kaki ini sebagai tumpuan sebelum menendang.

Entakan keras kaki kiri CR7 membuat rumput yang terletak di bawah bola bergerak terdorong sehingga menyebabkan si kulit bulat melambung.

Ketika bola sudah sedikit berada di atas tanah, Ronaldo langsung menyepaknya ke pojok gawang.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: