16 November 2018
Home / Olahraga / Bola / Liga Champions / Final Liga Champions terbaik di kota “Bale”

Final Liga Champions terbaik di kota “Bale”

Gareth Bale, pemain Real Madrid asal Wales.

Cardiff (RiauNews.com) – Aroma Real Madrid terasa lebih “menyengat” di Kota Cardiff, Wales, yang akan menjadi tuan rumah final Liga Champions pada Sabtu (3/6/2017) malam atau Ahad dini hari WIB nanti.

Laman UEFA pada Jumat (2/6) menyebutkan, dua tim kesebelasan, yakni Real Madrid dan Juventus sudah berada di kota tersebut beberapa hari lalu. Namun ornamen dan pernak-pernik di sepanjang jalan Cardiff didominasi dengan warna dan simbol milik Madrid.

Tidak mengherankan karena pemain sayap Madrid, Gareth Bale, berasal dari kota ini. “Ini adalah Bale City. Tidak salah jika Madrid, mendapat dukungan besar di sini,” tulis Marca.

Namun, Bale bukan satu-satunya alasan untuk menjagokan Los Blancos di Liga Champions. Raksasa dari La Liga Spanyol tersebut memiliki torehan mengilap pada ajang ini.

Los Blancos sudah 11 kali mengangkat trofi si Cuping Besar. Terbanyak dalam catatan sejarah kompetisi sepak bola terbesar di Benua Biru tersebut.

Zinadine Zidane juga sukses mengantar Madrid menjadi juara tahun lalu. Jika berhasil kembali juara musim ini maka Madrid akan menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan trofi sejak format liga diperkenalkan pada 1992.

Gelar Liga Champion musim ini pun semakin istimewa karena akan menuntaskan target lain Zidane. Musim ini, Madrid berhasil merebut gelar domestik La Liga Spanyol 2016/17 dari FC Barcelona.

Tapi, tak bakal mudah bagi Real Madrid menundukkan Juventus. Tim Nyonya Tua tahun ini berbeda dibandingkan ketika menghadapi Barcelona pada Final Liga Champions dua tahun lalu.

Modal juara Serie A Italia, 2016/17 akan memicu para pemain untuk menghendaki gelar Liga Champions. Apalagi, Juventus sudah puasa gelar Liga Champions selama 21 tahun. Juventus pernah dua kali mencicipi gelar kompetisi tertinggi di Eropa, yaitu 1984/85 dan 1995/96.

Namun yang pasti, kedua kesebelasan memang layak berada di partai puncak. Reputasi kedua kesebelasan di liga lokal sudah tak perlu dipertanyakan. Kedua kesebelasan juga punya rekor tanding yang sepadan.

Pertemuan kedua kesebelasan nanti menjadi perjumpaan yang ke-19 kalinya. Dalam 18 pertandingan selama ini, Real Madrid delapan kali mengalahkan Juventus. Sebaliknya, Juventus juga pernah mencatatkan delapan kemenangan atas Madrid. Dua pertandingan mereka berakhir imbang. ***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: