21 November 2018
Home / Olahraga / Bola / Liga Champions / Dihabisi Roma 4-2, Liverpool tetap melaju ke Final Liga Champions

Dihabisi Roma 4-2, Liverpool tetap melaju ke Final Liga Champions

Jurgen Klopp menyalami pemainnya usai berhasil melaju ke final Liga Champions dengan menyingkirkan AR Roma. (Kredit: UEFA/Twitter)

Roma (RiauNews.com) – AS Roma hampir saja sukses mengulangi keberhasilan mereka dalam drama Liga Champions ketika menyingkirkan FC Barcelona di fase perempat final. Meski sukses membantai tamu mereka Liverpool dengan skor 4-2, namun The Reds lah yang berhak maju ke partai puncak, final Liga Champions, karena unggul agregat 7-6.

Gol dari Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum sudah cukup bagi Liverpool untuk lolos ke final Liga Champions pertama dalam lebih dari satu dekade atau sejak 2007.

Skuat asuhan Jurgen Klopp datang ke semifinal leg kedua melawan Roma dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengamankan kemenangan 5-2 atas Roma di Anfield pada leg pertama pekan lalu. Meskipun seakan membiarkan dua gol di akhir pertandingan itu, Liverpool sadar bahwa peluang Roma melakukan seperti saat menyingkirkan Barcelona di di perempat final sangat tipis.

Liverpool membuka kran hujan gol terlebih dahulu saat pertandingan baru berjalan sembilan menit.

Berawal dari kesalahan dari gelandang Roma Radja Nainggolan yang memberikan bola langsung ke Roberto Firmino di lini tengah. Pemain Brasil itu maju untuk kemudian memberi assist pada Mane yang tidak melewatkan kesempatan tersebut, dan dengan dingin melepaskan tembakan melewati Alisson Becker.

Itu adalah gol tandang penting yang dicari Liverpool dan tim tamu terus menjaga ketenangan, meski kebobolan gol bunuh diri hanya enam menit kemudian. Stephan El Shaarawy, yang merupakan ancaman besar dari Roma di sayap kiri, mengirim umpan silang yang ditendang Dejan Lovren langsung ke wajah James Milner. Bola kemudian melompat melewati kiper Loris Karius.

Secercah harapan bagi Roma, tetapi tuan rumah dengan cepat kembali terdiam dengan agregat 7-3 ketika Wijnaldum mencetak gol kedua bagi Liverpool.

The Reds sebenarnya memiliki kesempatan untuk mencetak gol tambahan di babak pertama ketika Kosta Manolas menjatuhkan Mane di area penalti, tapi tidak ada penalti yang diberikan wasit.

Roma mendapatkan gol kembali setelah Alexander-Arnold gagal menghentikan El Shaarawy yang memaksa Karius menepis bola. Namun, penjaga gawang itu hanya bisa memukul bola ke Edin Dzeko, yang lantas menceploskan bola dari jarak dekat.

Beberapa menit terakhir, Roma menggempur pertahanan Liverpool. Nainggolan membayar blundernya dengan mencetak gol di menit 86 melalui tendangan jarak jauh dan menit 94 melalui tendangan penalti.

Namun torehan empat gol di kandang sendiri belum mampu membawa serigala Roma ke Kyiv, Ukraina.

Liverpool akan menantang juara bertahan Real Madrid di final Liga Champions 2018 26 Mei mendatang, sekaligus menjadi final pertama Liverpool sejak 2007 lalu.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: