18 November 2018
Home / Olahraga / Bola / Andik Vermansah dipanggil Timnas gantikan Saddil Ramdani yang tersangkut kasus

Andik Vermansah dipanggil Timnas gantikan Saddil Ramdani yang tersangkut kasus

Andik Vermansah.

Jakarta (RiauNews.com) – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia memanggil pemain klub Liga Super Malaysia Kedah FA Andik Vermansah ke tim nasional yang sedang menjalani pemusatan latihan di Cikarang, Jawa Barat. Andik dipanggil untuk bergabung sebagai persiapan menuju Piala AFF 2018.

Andik yang dijadwalkan bergabung dengan timnas mulai Sabtu (3/11/2018), melengkapi 23 pemain yang sebelumnya berada di skuat.



“Kami memanggil Andik Vermansah untuk ikut latihan. Andik pemain yang berpengalaman dan bisa membantu tim untuk meraih hasil terbaik nanti di Piala AFF 2018,” kata pelatih timnas Indonesia Bima Sakti, dikutip dari laman resmi PSSI, Jumat (2/11).

Andik sendiri bersyukur dapat kembali membela tim nasional di Piala AFF. Pesepak bola berusia 26 tahun itu menegaskan siap melakukan yang terbaik untuk skuat Garuda.

“Ini menjadi penampilan ketiga saya di Piala AFF dan saya siap memberikan seluruh kemampuan terbaik. Semoga Indonesia menjadi juara di AFF. Kondisi saya saat ini sedang fit dan tidak ada masalah,” kata Andik.

Di Piala AFF 2018, Indonesia yang ditargetkan juara berada di Grup B bersama juara bertahan Thailand, Singapura, Filipina dan Timor Leste. Indonesia akan menghadapi laga perdana dengan melawan Singapura pada 9 November 2018.

Saddil Ramdani.

 

Pemanggilan terhadap Andik tak terlepas dari ditahannya Saddil Ramdani oleh pihak kepolisian atas dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita, Anugrah Sekar Larasati yang tidak lain mantan kekasihnya.

Sebelumnya, Polres Lamongan resmi menahan Saddil setelah menerima laporan adanya insiden pertengkaran di mess Tim Persela Lamongan Rabu (31/11) petang.

Laporan itu, terkait penganiayaan atau penganiayaan ringan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHP atau pasal 352 KUHP dengan dasar laporan polisi No: LP/261/lX/2018/JATIM/RESLAMONGAN.

Saddil mengaku siap menjalani proses hukum serta mematuhi aturan yang berlaku karena kejadian itu terjadi diluar dugaan karena posisi dirinya sedang capek sehingga spontan melakukan penganiayaan.***

Sumber: Antara

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: