21 September 2018
Home / News / Sains & Teknologi / Perihnya tersayat selembar kertas

Perihnya tersayat selembar kertas

Pekanbaru (RiauNews.com) – Selembar kertas ternyata bisa membuat sayatan luka ujung jari. Mungkin banyak yang tak percaya bagaimana kertas yang begitu tipis dan gampang ditekuk bisa menyayat kulit.

Nyatanya memang demikian, apalagi jenis kertas HVS yang masih baru.

Dan tersayat kertas bagi sebagian orang, rasanya cukup menyakitkan. Mungkin sama rasanya dengan tersayat pisau cutter, yang tentu saja tajam.



Lalu apa yang membuat sayatan kertas ini sangat menyakitkan meski tidak menembus kulit sekalipun?

Dilansir dari Science Alert yang dipublikasikan pada Kamis (15/2/2018), hal ini rupanya karena reseptor saraf terhadap rasa sakit paling banyak ditemukan di ujung jari dibanding pada bagian tubuh lainnya.

“Ujung jari adalah alat untuk merasakan sesuatu dan melakukan tugas kecil yang rumit. Jadi masuk akal kalau kita memiliki banyak ujung saraf di sana. Ini semacam mekanisme keamanan,” ujar ahli dermatologi Hayley Godlbach dari University of California, Los Angeles.

Ia melanjutkan, ujung saraf tersebut dinamakan nosiseptor yang memiliki tugas untuk memberi sinyal pada otak melalui sensasi rasa sakit terhadap suhu tinggi, bahan kimia berbahaya, dan tekanan yang bisa menghancurkan kulit.

Nah, karena saraf yang paling sensitif terkumpul di dekat permukaan kulit pada ujung jari, maka inilah yang membuat sayatan kertas lebih menyakitkan.

Dalam kasus sayatan kertas mengenai ujung jari, sensasi yang dirasakan akan berbeda jika hal tersebut mengenai punggung atau kaki. Rasa sakit di punggung dan kaki masih bisa ditoleransi dan tidak sesakit saat mengenai ujung jari.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: