21 November 2018
Home / News / Sains & Teknologi / Pendiri WhatsApp mundur gara-gara kebijakan Facebook?

Pendiri WhatsApp mundur gara-gara kebijakan Facebook?

Pendiri WhatsApp, Jan Koum.

California (RiauNews.com) – Chief executive sekaligus  pendiri WhatsApp, Jan Koum, dikabarkan segera mundur dari jabatannya di perusahaan layanan pesan populer yang ia dirikan bersama Brian Acton.

Dalam posting di Facebook, Koum mengatakan dia mengambil cuti untuk melakukan hal-hal lain yang bisa dia nikmati di luar teknologi.



Namun, menurut laporan Washington Post awal pekan ini, Koum telah bentrok dengan perusahaan induk Facebook atas strategi yang akan diterapkan pada Whatsapp.

Dia keberatan dengan upaya Facebook untuk menggunakan data pribadi Whatsapp dan melemahkan standar enkripsi.

Menurut Washington Post, ini termasuk rencana Facebook untuk mengakses nomor telepon pengguna WhatsApp bersama dengan data lain.

“Sudah hampir satu dekade sejak Brian dan saya memulai WhatsApp, dan ini merupakan perjalanan yang luar biasa dengan beberapa orang terbaik. Tapi sudah waktunya bagi saya untuk melanjutkan,” kata Koum dalam pernyataanya.

Diketahui bahwa Koum dan Brian mendirikan WhatsApp pada tahun 2009, sebelum menjualnya ke Facebook pada tahun 2014 seharga USD 19 miliar.

Keduanya telah lama menghargai perlindungan dan kemandirian data pengguna serta membebaskan WhatsApp dari iklan.

Namun, laporan media menyebut hubungan mereka dengan Facebook telah memburuk baru-baru ini.

Brian meninggalkan perusahaan pada bulan November dan telah bergabung dengan mantan eksekutif lainnya dalam mengkritik Facebook. Pada bulan Maret ia mendukung kampanye media sosial #deletefacebook yang diluncurkan setelah laporan Cambridge Analytica menggunakan data pengguna Facebook terungkap.

Facebook sejak itu mengungkapkan bahwa data hingga 87 juta orang dibagikan secara tidak layak dengan konsultasi dan digunakan untuk tujuan politik.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: