20 September 2018
Home / News / Sains & Teknologi / Amerika tuduh Korea Utara dibalik virus WannaCry

Amerika tuduh Korea Utara dibalik virus WannaCry

Tampilan desktop yang terserang virus WannaCry.

Washington (RiauNews.com) – Virus WannaCry sempat menghebohkan dunia pada beberapa bulan lalu. Program jahat yang mengunci hak akses sebuah komputer, kemudian meminta bayaran kepada korban agar bisa digunakan kembali ini, menurut pemerintah Ameriksa Serikat dibuat oleh Korea Utara.

Penasihat Keamanan Dalam Negeri Tom Bossert menyampaikan pengumuman itu dalam sebuah kolom opini dalam Wall Street Journal yang dilansir AFP.



“Serangan itu menyebar luas dan menghabiskan biaya miliaran, dan Korea Utara bertanggung jawab secara langsung. Kami tidak membuat tuduhan ini secara gegabah. Ini berdasarkan bukti,” tulisnya.

Salah satu komputer yang terdampak adalah milik Badan Kesehatan Nasional Inggris (NHS), perusahaan telekomunikasi Spanyol Telefonica dan perusahaan logistik AS FedEx.

“Gangguan ini mengancam sejumlah nyawa,” tulis Bossert.

WannaCry menyebar luas secara cepat di dunia karena memanfaatkan celah pada Windows XP yang merupakan versi lama yang sudah tidak mendapat pembaruan dari Microsoft.

Kedurigaan terhadap Korea Utara sebelumnya dilontarkan oleh Inggris dan negara-negara Eropa barat lainnya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: