22 Agustus 2018
Home / News / Politik / Sugianto Anggota DPRD Riau Tanam Pohon 40 Ribu Pohon

Sugianto Anggota DPRD Riau Tanam Pohon 40 Ribu Pohon

 

TEKS=Anggota DPRD Riau Sugianto saat melakukan penanaman pohon. istimew

PEKANBARU RiauNews.com- Bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Riau, anggota DPRD Riau Sugianto melakukan penanaman 40 ribu pohon di 18 Desa yang ada di Kabupaten Pelalawan. Seperti di Desa Talau Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Minggu (27/8/17) kemarin. Kegiatan yang dilakukan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu ditujukan untuk menjaga kelestariuan hutan.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Riau Sugianto usai melakukan reses di ruang Komisi B DPRD Riau, Senin (28/08/17).

“Ada dua pesan moral yang sengaja saya lakukan pada kegiatan penanaman pohon tersebut. Yang pertama, saya mengajak masyarakat untuk menanam pohon supaya hutan Riau itu tidak gundul lagi. Pesan ekonominya, apa yang kita tanam hari ini nanti 5 atau 10 tahun kedepan masyarakat bisa mempergunakan. Karena sekarang kan susah untuk mencari kayu”, ujarnya.

Ia mencontohkan, kalau setiap rumah tangga menanam buah-buahan bisa untuk konsumsi sendiri, tidak perlu beli lagi. Kalau semua menanam, Insya Allah bisa menghasilkan buah dan menjadi tambahan ekonomi masyarakat. Kalau tidak habis tentunya bisa dijual.

Kegiatan reses tersebut ucap Sugianto sengaja mengambil tema, menananam sejuta pohon”. Dengan melibatkan masyarakat 1 KK 5 pohon,kegiatan menanam ini kata Sugianto, juga banyak menyerap aspirasi masyarakat terkait infrastruktur, ekonomi, pendidikan persoalan lahan dengan pihak perusahaan.

Di desa Talau itu kata Sugianto, merupakan desa yang dikelilingi oleh perusahaan PT Musim Mas. Disitu tanah masyarakat ada yang masuk dalam Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Mereka minta tanah mereka yang masuk dala HGU tersebut untuk dikeluarkan sehingga mereka bisa membuat status tanahnya.

Dulu kata Sugianto, di Desa Talau hanya sekedar jalan untuk perusahaan. Ternyata setelah perusahaan beroperasional, Desa Talau itu malah masuk dalam HGU PT Musim Mas. Padahal Desa Talau adalah desa paling tua, jauh sebelum adanya PT Musim Mas yakni pada tahun
1961.

Alhasil, dengan adanya HGU di lahan masyarakat Desa Talau masyarakat disana menjadi bingung ketika status tanahnya itu ditingkatkan. Dikatakan, meski pihak perusahaan sudah berkali kali ditingatkan namun perusahaan tetap tidak mengindahkan.

“Kedepannya mereka mohon sama kita supaya menyelesaikan hal ini. Masing masing desa yang saya datangi rata rata Insya Allah mereka juga minta itu semua”,ucap anggota DPRD Riau asal Dapil Pelalawan – Siak tersebut.

Adapun jumlah pohon yang berhasil ditanam pada kegiatan yang melibatkan masyarakat tersebut yakni sebanyak 40 pohon. “Kita pingin kegiatan menanam pohon ini sampai Desember nanti, dapat berjalan terus sehingga pesan moral dan ekonominya, nyampai ke masyarakat”,ucap Sugianto. tien

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: